AS Kecele Dikecoh Iran Pakai Senjata Palsu

CNN Indonesia
Senin, 06 Apr 2026 19:00 WIB
Ilustrasi. Iran diduga pakai senjata palsu saat perang untuk mengecoh AS dan Israel. Foto: AFP
Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil intelijen Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa Iran selama perang menggunakan senjata palsu untuk mengecoh Washington dan Israel.

Badan-badan intelijen AS baru-baru ini mengungkap laporan bahwa Teheran telah mengecoh AS-Israel menggunakan senjata palsu, yang tampaknya sengaja ditempatkan untuk diserang.

Sejumlah pejabat yang diberikan informasi ini mengatakan bahwa hingga kini, AS belum bisa memastikan berapa banyak peluncur rudal Iran yang sesungguhnya yang telah mereka hancurkan selama perang.

AS sampai sekarang juga kesulitan memperkirakan jumlah pasti peluncur rudal milik Iran.

Pekan lalu, Pentagon dan Gedung Putih mengeklaim telah membuat kemajuan signifikan dalam perang melawan Iran. Dalam sebuah pengarahan, Pentagon mengaku telah menyerang 11.000 target di Iran selama 5 pekan terakhir.

Namun, badan-badan intelijen AS ragu bahwa serangan AS ke Iran sudah menghancurkan kemampuan rudal Teheran. Sebab, Iran pada faktanya masih terus aktif meluncurkan rudal.

Menurut perkiraan pejabat AS, Iran menembakkan sekitar 15-30 rudal balistik dalam sehari.

Badan-badan tersebut pun meyakini bahwa Iran menyembunyikan peluncur-peluncur rudalnya di dalam bunker dan gua guna melindungi mereka dari serangan.

Berdasarkan penilaian intelijen, Iran ingin mempertahankan sebanyak mungkin peluncur rudalnya agar bisa terus memberikan tekanan jika perang berlarut-larut, atau mengancam kawasan setelah perang berakhir.

Media Israel Haaretz sempat melaporkan bahwa Iran menggunakan buldozer untuk menggali peluncur rudal yang mereka simpan di bawah tanah.

Persoalan tentang senjata palsu Iran ini sempat jadi perbincangan hangat di media sosial saat awal perang pecah.

Pada awal Maret, beredar kabar di media sosial bahwa Iran menggunakan pesawat dan tank balon buatan China untuk mengecoh AS-Israel.

Salah satu video yang viral menyebutkan bahwa taktik tersebut bukan hal aneh karena pernah digunakan dalam konflik. Perang Rusia dan Ukraina adalah salah satu contoh penggunaan tank palsu untuk mengelabui musuh.

"Beberapa model dibuat sederhana dari kayu atau kain agar menyerupai kendaraan, seperti BMP-1, sementara model lain lebih canggih, meniru tank seperti Leopard 2A6 dan T-72, termasuk tank tiup yang mudah dipindahkan," demikian narasi video tersebut.

(blq/dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK