Israel kembali membombardir wilayah selatan Lebanon saat gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran pada Rabu (8/3) waktu setempat, menewaskan ratusan warga sipil. (REUTERS/Mohamed Azakir)
Israel kembali membombardir wilayah selatan Lebanon saat gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran pada Rabu (8/3) waktu setempat, menewaskan ratusan warga sipil. (REUTERS/Mohamed Azakir)
Menteri Kesehatan Lebanon Rakan Nassereddine mengatakan "ratusan orang tewas dan luka-luka" akibat gempuran Israel di sejumlah kota termasuk Kota Tyre dan Sidon, dikutip dari CNN. (REUTERS/Mohamed Azakir)
Serangan 'membabi-buta' juga dilancarkan Israel ke pusat ibu kota Lebanon, Beirut. Serangan udara itu termasuk di distrik dalam kota Beirut, salah satunya dekat wilayah pejalan kaki. Salah satu distrik di Beirut yang dihuni oleh mayoritas warga Kristen dan Islam sunni juga tak luput dari serangan udara Israel. (REUTERS/Mohamed Azakir)
Dilansir dari Al Jazeera, beberapa saat lalu, tentara Israel juga mengeluarkan perintah pengungsian paksa kepada penduduk di sejumlah wilayah di Beirut seperti di Haret Hreik, Ghobeiry Laylaki, Hadath, Burj al-Barajneh, Tawhidat al-Ghadir dan Shiyah. (REUTERS/Emilie Madi)
Serangan Israel ke Lebanon disebut turut menewaskan Imam terkemuka Saidq al-Nabulsi. Dilansir dari Aljazeera, kabar tewasnya al-Nabulsi ini diberitakan sejumlah media Lebanon. (REUTERS/Mohamed Azakir)
Presiden Lebanon Joseph Aoun mengutuk keras serangan Lebanon ini. Ia menyebut perbuatan Israel ini sebagai perliku barbar. (REUTERS/Mohamed Azakir)