Trump Klaim Arab Cs Mau Bantu AS Isolasi Kapal Iran di Selat Hormuz

CNN Indonesia
Senin, 13 Apr 2026 13:52 WIB
Presiden Donald Trump menyatakan sejumlah negara akan membantu Amerika Serikat memblokade laut terhadap kapal-kapal Iran di Selat Hormuz, pada Minggu (12/4).
Presiden Donald Trump menyatakan sejumlah negara akan membantu Amerika Serikat memblokade laut terhadap kapal-kapal Iran di Selat Hormuz, pada Minggu (12/4). (Foto: REUTERS/Nathan Howard)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump menyatakan sejumlah negara akan membantu Amerika Serikat memblokade laut terhadap kapal-kapal Iran yang keluar masuk di Selat Hormuz, pada Minggu (12/4).

Trump menyebut negara-negara di kawasan Teluk Persia sudah turut membantu upaya itu, namun tidak merinci negara mana saja yang terlibat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan itu disampaikan setelah negosiasi Iran-AS yang berlangsung selama akhir pekan kemarin di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang kedua negara.

"Kami akan melakukan blokade. Memang akan memakan waktu, tetapi dalam waktu dekat akan efektif," ujar Trump dalam wawancara dengan Fox News, dikutip Anadolu Agency.

"Kami pikir sejumlah negara akan mendukung langkah itu, sementara kami (AS) akan melakukan blokade secara menyeluruh. Kami tidak akan membiarkan Iran memperoleh keuntungan dari penjualan minyak hanya kepada pihak-pihak tertentu," tambah dia.

Trump juga mengatakan AS bersama negara lain akan mengirim kapal penyapu ranjau ke Selat Hormuz untuk membersihkan ranjau yang diduga dipasang Iran.

"Kami akan menjatuhkan satu ranjau, dua ranjau. Dan jika Anda memiliki kapal yang harganya US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun), Anda akan berkata 'Yah, saya lebih suka tidak terkena ranjau, kehilangan kapal saya atau setidaknya merusaknya parah," ujar Trump.

"Kami (AS) memiliki kapal penyapu ranjau berteknologi canggih, serta kami juga menambah kapal penyapu ranjau yang lebih tradisional. Jadi saya mengerti... Inggris dan beberapa negara lain mengirimkan kapal penyapu ranjau," ujar Trump.

[Gambas:Video CNN]

Trump mau blokade kapal Iran

Dalam unggahan di media sosial, Trump mengatakan Angkatan Laut AS "akan mulai melakukan BLOKADE terhadap setiap kapal" yang melintas di jalur strategis tersebut.

Namun, Komando Pusat militer AS (CENTCOM) kemudian menjelaskan bahwa blokade hanya akan berlaku bagi kapal-kapal yang menuju atau berasal dari Iran, termasuk seluruh pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku pada Senin pukul 10.00 waktu Washington (14.00 GMT).

Dilansir Reuters, Trump juga menegaskan bahwa pasukan AS akan mencegat kapal-kapal yang telah membayar biaya kepada Iran untuk melintas, bahkan jika kapal tersebut sudah berada di perairan internasional. "Tidak ada pihak yang membayar biaya ilegal yang akan mendapatkan jalur aman di laut lepas," tulisnya.

Menurut Trump, tujuan utama langkah ini adalah menekan Iran agar menghentikan penutupan de facto Selat Hormuz yang saat ini hanya dibuka bagi negara-negara yang mendapatkan izin dari Teheran.

Sementara itu, Selat Hormuz merupakan jalur perdagangan bagi 20 persen pasokan minyak dunia.

Jika strategi ini berhasil, AS berpotensi menghilangkan salah satu alat tawar utama Iran dalam negosiasi serta membuka kembali jalur perdagangan global, yang pada akhirnya dapat menekan harga minyak dunia.

Namun, para ahli menilai bahwa langkah blokade tersebut secara hukum internasional dapat dikategorikan sebagai tindakan perang, serta memerlukan komitmen jangka panjang dengan pengerahan sejumlah besar kapal perang.

(rnp/rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]