Siapa Sadio Camara, Menhan Mali yang Dihabisi Sekutu Al Qaeda?

CNN Indonesia
Selasa, 28 Apr 2026 06:00 WIB
Menteri Pertahanan Mali, Jenderal Sadio Camara, tewas dalam serangan terkoordinasi terhadap situs-situs militer di negara tersebut pada Sabtu (25/4). (Foto: AFP/FANNY NOARO-KABRE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertahanan Mali, Jenderal Sadio Camara, tewas dalam serangan terkoordinasi terhadap situs-situs militer di negara tersebut pada Sabtu (25/4).

Camara tewas ketika para penyerang menargetkan rumahnya. Kediaman Camara di kota Garnisun Kati diserang pada Sabtu selama serangan serentak oleh afiliasi Al Qaeda dan pemberontak Tuareg.

Istri kedua Camara dan dua cucunya ikut tewas dalam penyerbuan itu.

Dilansir Al Jazeera, Camara merupakan tokoh sentral dalam pemerintahan militer yang merebut kekuasaan setelah kudeta berturut-turut pada tahun 2020 dan 2021.

"Dia adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam kepemimpinan militer yang berkuasa dan dipandang oleh beberapa orang sebagai calon pemimpin Mali di masa depan," kata Nicolas Haque dari Al Jazeera.

"Kematiannya merupakan kehilangan yang besar bagi angkatan bersenjata negara," paparnya menambahkan.

Jenderal Sadio Camara merupakan perwira militer yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan Mali sejak 2021. 

Pria kelahiran 1979 itu berperan aktif dalam kudeta Mali 2020 bersama Kolonel Assimi Goïta yang menggulingkan pemerintahan Ibrahim Boubacar Keïta.

Camara pertama kali menjabat sebagai Menteri Pertahanan dari Oktober 2020 hingga Mei 2021 sebelum dicopot dari jabatannya. Langkah tersebut memicu kudeta baru, dan ia kembali dilantik sebagai Menteri Pertahanan pada 11 Juni 2021.

Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Camara pada Juli 2023 karena keterkaitannya dengan Kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner. Penetapan sanksi itu juga mengungkap bahwa ia memiliki kewarganegaraan ganda dengan Prancis. Sanksi tersebut dicabut pada Februari 2026.

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK