WHO Ungkap Fakta Baru Wabah Hantavirus di Kapal Mewah MV Hondius

CNN Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 09:45 WIB
WHO memperkirakan telah terjadi penularan antar-manusia akibat wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius.
WHO ungkap fakta baru sebaran wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius. Foto: AFP/STR
Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa penularan antar-manusia mungkin telah terjadi di atas kapal pesiar MV Hondius yang dilanda wabah hantavirus.

Hampir 150 orang masih terdampar di dalam MV Hondius yang saat ini berlabuh di lepas pantai Praia, ibu kota Cape Verde di lepas pantai barat Afrika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tahu bahwa beberapa kasus memiliki kontak yang sangat dekat satu sama lain, dan tentu saja penularan dari manusia ke manusia tidak dapat dikesampingkan," kata Direktur WHO untuk pencegahan epidemi, Dr. Maria Van Kerkhove, dikutip CNN.

Namun WHO memastikan wabah tersebut tidak menimbulkan risiko kesehatan masyarakat yang lebih luas.

"Risiko bagi masyarakat umum rendah. Ini bukan virus yang menyebar seperti flu atau seperti COVID. Ini sangat berbeda," imbuhnya.

Kerkhove menjelaskan bahwa setiap dugaan penularan dari manusia ke manusia akan terjadi antara kontak yang sangat dekat seperti pasangan suami istri.

MV Hondius yang dioperasikan oleh perusahaan tur Oceanwide Expeditions, berangkat dari Ushuaia Argentina bulan lalu dalam perjalanan melintasi Samudra Atlantik.

Namun di sepanjang perjalanan, beberapa penumpang jatuh sakit dengan penyakit pernapasan yang berkembang pesat.

Akibat wabah ini tiga orang yakni pasangan warga negara Belanda dan satu warga Jerman, meninggal dunia. Sementara itu satu warga negara Inggris masih dirawat di unit perawatan intensif di Afrika Selatan.

Dua orang lainnya yang menderita gejala hantavirus masih berada di atas kapal. Van Kerkhove memastikan evakuasi medis saat ini sedang berlangsung.

(dna) Add as a preferred
source on Google