Jet Tempur F/A-18 AS Gempur Tanker Iran yang Coba Kabur dari Blokade

CNN Indonesia
Jumat, 08 Mei 2026 12:33 WIB
Pesawat tempur milik Angkatan Laut AS menembaki dan melumpuhkan kemudi kapal tanker minyak Iran yang mencoba menerobos blokade Washington.
Pesawat tempur milik Angkatan Laut AS menembaki dan melumpuhkan kemudi kapal tanker minyak Iran yang mencoba menerobos blokade Washington. (Foto: AFP/FADEL SENNA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pesawat tempur milik Angkatan Laut Amerika Serikat menembaki dan melumpuhkan kemudi kapal tanker minyak Iran yang mencoba menerobos blokade Washington.

Komando Pusat (CENTCOM) AS pada Rabu (6/5) melaporkan kapal M/T Hasna berbendera Iran melanggar blokade Washington karena mencoba berlayar menuju pelabuhan Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasukan AS sudah memberikan peringatan bahwa kapal itu melanggar blokade AS. M/T Hasna saat itu melintasi perairan internasional dalam perjalanan menuju pelabuhan Iran di Teluk Oman.

"Setelah awak Hasna gagal mematuhi peringatan berulang, pasukan AS melumpuhkan kemudi kapal tanker dengan menembakkan beberapa peluru dari meriam 20mm milik pesawat tempur F/A-18 Super Hornet Angkatan Laut AS yang diluncurkan dari USS Abraham Lincoln (CVN 72). Hasna tidak lagi transit ke Iran," demikian pernyataan CENTCOM dalam unggahan di media sosial X, Rabu (6/5).

CENTCOM menyatakan blokade AS terhadap jalur perairan dari dan ke pelabuhan Iran tetap berlaku sejak dimulai pada 13 April lalu.

"Pasukan CENTCOM terus bertindak dengan cermat dan profesional untuk memastikan kepatuhan," tutup CENTCOM.

Serangan AS terhadap M/T Hasna ini ditanggapi serius oleh Iran. Militer Iran pada Kamis (7/5) meluncurkan rudal, drone, dan kapal kecil ke tiga kapal perusak AS di Selat Hormuz.

Seorang juru bicara angkatan bersenjata Iran mengatakan AS telah melanggar gencatan senjata dengan menargetkan kapal tanker Hasna.

Merespons serangan ini, AS kemudian membalas dengan menargetkan sejumlah fasilitas Iran, mulai dari lokasi peluncuran rudal dan drone, lokasi komando dan kendali, serta pusat intelijen, pengawasan, dan pengintaian.

Menurut juru bicara militer Iran, serangan AS menghantam kawasan sipil di sepanjang pantai Pulau Qeshm, Bandar Khamir, dan Sirik.

(blq/rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]