Putin 'Kode Keras' Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir
Presiden Rusia Vladimir Putin mengisyaratkan bahwa perang negaranya di Ukraina mungkin akan "berakhir".
Putin juga menyatakan kesediaannya untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di negara ketiga, jika kesepakatan damai tercapai.
Pernyataan itu disampaikan Putin pada Sabtu (9/5) pada perayaan parade Hari Kemenangan Rusia atau Victory Day.
Di parade tersebut, Putin memuji pasukan Rusia yang berperang di Ukraina. Dia menyebut misi mereka memiliki tujuan untuk "melawan kekuatan agresif yang dipersenjatai dan didukung oleh seluruh blok NATO".
"Kemenangan selalu dan akan menjadi milik kita," kata Putin, dikutip Al Jazeera.
Putin juga menyalahkan "elite globalis" Barat atas perang tersebut. Dia menyinggung janji NATO yang tidak akan berekspansi ke timur, namun ternyata mencoba menarik Ukraina ke dalam "orbit Uni Eropa".
"Saya pikir masalah ini akan segera berakhir," lanjut Putin.
Sebelumnya Zelensky telah mengusulkan pertemuan dengan Putin untuk negosiasi perdamaian, namun menolak saran pemimpin Rusia itu agar dia datang sendiri ke Moskow.
Menanggapi usul Zelensky, Putin mengatakan pertemuan mereka bisa dilakukan di negara lain, namun hanya untuk mendukung kesepakatan komprehensif.
"Pertemuan di negara ketiga juga dimungkinkan, tetapi hanya setelah perjanjian perdamaian yang bertujuan untuk historis jangka panjang diselesaikan. Ini harus menjadi kesepakatan akhir, bukan negosiasi," ujar Putin.
Rusia sebelumnya menyatakan gencatan senjata sepihak pada akhir pekan lalu untuk perayaan Victory Day. Gencatan senjata ini juga dikonfirmasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
"Gencatan senjata ini akan mencakup penghentian semua aktivitas kinetik, dan juga pertukaran tahanan sebanyak 1.000 orang dari masing-masing negara," tulis Trump pada Jumat (8/9).
"Pembicaraan terus berlanjut. Semoga ini adalah awal dari akhir perang yang sangat panjang, mematikan, dan sengit, imbuh Trump.
(dna)