Trump Buka Suara soal Penembakan San Diego Islamic Center: Mengerikan

CNN Indonesia
Selasa, 19 Mei 2026 10:40 WIB
Foto: Getty Images via AFP/ROBERTO SCHMIDT
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi insiden penembakan di San Diego Islamic Center pada Senin (18/5).

Ia mengatakan peristiwa itu "mengerikan" dan akan meninjaunya dengan cermat.

"Ini situasi yang mengerikan. Saya telah menerima beberapa informasi awal, tetapi kami akan meninjaunya kembali dengan sangat cermat," kata Trump kepada wartawan di Washington, DC, seperti dikutip Fox 5.

Penembakan terjadi di kompleks masjid di San Diego, California, sekitar pukul 11.43 waktu setempat. Tiga orang meninggal dunia, termasuk petugas keamanan di Islamic Center.

Dua tersangka juga ditemukan tewas di dalam mobil yang berjarak beberapa blok dari lokasi kejadian. Polisi meyakini keduanya tewas akibat bunuh diri.

Menurut polisi, para tersangka merupakan remaja laki-laki berusia 17 dan 19 tahun. Polisi menduga aksi penembakan dilakukan karena hate crime.

"Karena lokasinya di Islamic Center, kami menduga ini adalah hate crime sampai semuanya terbukti," kata Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, seperti dikutip Al Jazeera.

Anak-anak hingga imam masjid yang berada di lokasi dalam keadaan aman dan tak terluka.

San Diego Islamic Center merupakan masjid terbesar di San Diego yang menyelenggarakan salat harian serta sekolah untuk anak-anak.

Direktur San Diego Islamic Center Imam Taha Hassane mengecam keras penembakan ini.

"Sangatlah keterlaluan menargetkan tempat ibadah," ujarnya.

Walikota San Diego, Todd Gloria, menekankan bahwa "kebencian tidak memiliki tempat" di kota tersebut.

"Saya ingin meyakinkan komunitas Muslim bahwa kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan Anda merasa aman di kota ini, dan tidak ada sumber daya yang akan dihemat untuk memastikan lembaga dan lokasi keagamaan kita terlindungi di masa yang sensitif ini," ucapnya.

(blq/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK