9 WNI yang Sempat Ditangkap Israel Tiba di Indonesia Minggu Sore

CNN Indonesia
Jumat, 22 Mei 2026 14:59 WIB
Total sembilan WNI yang sempat ditahan Israel saat gabung Global Sumud Flotilla, akan tiba di Indonesia minggu sore. (Tangkapan layar instagram @menluri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) menyebut sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditangkap pasukan Israel akan tiba di Indonesia pada Minggu (24/5) sore.

Ketibaan WNI itu dikonfirmasi oleh juru bicara Kemlu Yvonne Mewengkang.

"Rencana Minggu sore tiba," kata Yvonne kepada CNNIndonesia.com saat dimintai konfirmasi.

Para WNI tersebut saat ini berada di Turki usai dibebaskan Israel pada Kamis.

Terpisah, Duta Besar RI untuk Turki Rizal Achmad Purnomo mengatakan para WNI itu akan menjalani proses pemeriksaan kesehatan, visum, dan testimoni sebelum dipulangkan ke Indonesia.

"WNI akan selesaikan proses administrasi dan akan segera dipulangkan jika seluruh prosesnya selesai," kata Rizal.

Sembilan WNI itu ditangkap di perairan internasional oleh Israel saat ikut berlayar dalam armada Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Jalur Gaza Palestina untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dan menembus blokade Israel.

Israel kemudian membawa relawan yang ditangkap termasuk WNI ke Pelabuhan Ashdod kemudian diproses di detensi imigrasi Israel.

Para WNI itu yakni jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, Andre Prasetyo Nugroho jurnalis Tempo TV, Rahendro Herubowo eks jurnalis INews, Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, Herman Budianto Sudarno dan Ronggo Wirosanu dari Dompet Dhuafa, serta Hendro Prasetyo dan Asad Aras Muhammad dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Selama di tahanan, sejumlah WNI mengalami penyiksaan mulai dari dipukul hingga disetrum pasukan Israel.

(isa/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK