Pesawat Bawa 9 WNI Relawan GSF yang Diculik Israel Tiba di Soetta

CNN Indonesia
Minggu, 24 Mei 2026 16:14 WIB
Sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan armada kapal Global Sumud Flotilla (GSF) Jalur Gaza yang sempat diculik Israel telah di Indonesia, Minggu (24/5). (CNN Indonesia/Maulida Balqis)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan armada kapal Global Sumud Flotilla (GSF) Jalur Gaza yang sempat diculik Israel telah di Indonesia, Minggu (24/5).

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, pesawat yang mengangkut kesembilan WNI mendarat sekitar pukul 16.00 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Para WNI belum langsung terlihat keluar gate kedatangan dan menemui awak media karena masih melewati imigrasi bandara hingga pengecekan lainnya.

Namun, puluhan kerabat dan masyarakat yang membawa bendera dan banner, serta mengenakan kaffiyeh atau syal yang merupakan simbol identitas Palestina, telah terlihat menyambut di pintu kedatangan bandara.

Kesembilan WNI yakni jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, Andre Prasetyo Nugroho jurnalis Tempo TV, Rahendro Herubowo eks jurnalis INews, Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, Herman Budianto Sudarno dan Ronggo Wirosanu dari Dompet Dhuafa, serta Hendro Prasetyo dan Asad Aras Muhammad dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

Sembilan WNI tersebut sebelumnya ditangkap pasukan Israel di perairan internasional saat ikut berlayar dalam armada Global Sumud Flotilla menuju Jalur Gaza, Palestina, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan dan menembus blokade Israel.

Israel kemudian membawa relawan yang ditangkap ke Pelabuhan Ashdod untuk diproses di pusat penahanan Israel.

Berdasarkan pengakuan sejumlah WNI yang dibagikan aktivis kemanusiaan Chiki Fawzi, relawan GSF disiksa selama berada di tahanan. Mereka ditendang, diinjak, hingga disetrum oleh pasukan Negeri Zionis.

(blq/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK