16 Orang Meninggal Akibat Panas Ekstrem di India

CNN Indonesia
Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB
Ilustrasi. Sebanyak 16 orang meninggal akibat cuaca panas ekstrem di India. (AFP/NIHARIKA KULKARNI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setidaknya 16 orang meninggal akibat serangan panas (heatstroke) di India. Gelombang panas melanda sebagian besar wilayah India.

Pada Minggu (24/5), pejabat di India menyebut sebanyak 16 orang meninggal akibat panas ekstrem di India selatan.

Kematian dilaporkan di negara bagian Telangana selatan. Menteri Perumahan, Penerimaan, dan Informasi & Hubungan Masyarakat Telangana Ponguleti Srinivasa Reddy menyerukan "kewaspadaan di seluruh negara bagian" demi menjaga kesehatan masyarakat.

"Intensitas panas telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya," demikian pernyataan resmi dari kantor Reddy seperti dikutip dari AFP.

Dalam pernyataan serupa, para pejabat di Telangana diinstruksikan harus mengeluarkan peringatan dini terkait tindakan pencegahan yang harus diambil selama gelombang panas.

Pemerintah daerah Telangana telah mengimbau lansia, anak-anak dan ibu hamil untuk tidak keluar rumah di siang hari kecuali diperlukan.

Sementara itu, suhu di beberapa kota di seluruh kawasan Asia Selatan baru-baru ini berada jauh di atas 45 derajat Celcius. Suhu di ibu kota New Delhi dan kota-kota terdekat di atas 40 derajat Celcius sepanjang pekan ini.

Para ahli kesehatan menyebut panas ekstrem dapat memicu dehidrasi yang mengentalkan darah. Dalam kasus yang parah, organ tubuh bisa berhenti berfungsi.

Suhu tertinggi yang pernah tercatat di India adalah 51 derajat Celcius. Suhu diukur di Phalodi, Rajasthan pada 2016.

(els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK