Prabowo Ungkap Poin Penting Ini Bakal Dibahas dengan Macron di Paris

CNN Indonesia
Jumat, 29 Mei 2026 03:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Ia mengatakan salah satunya adalah membahas pelaksanaan IEU-CEPA yang disepakati di Berlaymont, Brussel, Belgia pada Juli 2025 lalu. (FOTO:Tangkapan Layar YouTube @Sekretariat Presiden).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap topik bahasan yang akan dibicarakan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, Kamis (28/5).

Ia mengatakan salah satunya adalah membahas pelaksanaan IEU-CEPA yang disepakati di Berlaymont, Brussel, Belgia pada Juli 2025 lalu.

"Kita dalam hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting, kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia-European Union CEPA," kata Prabowo dalam pidatonya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo berkomitmen untuk terus meningkatkan kerjasama, khususnya di sektor investasi RI-Prancis ke depan.

Selain itu, ia juga menyambut baik pembentukan France-Indonesia High-Level Business Council.

Prabowo juga mengumumkan bahwa RI dengan Prancis telah memiliki comprehensive strategic partnership, di mana ia berharap kerjasama kedua negara akan menjadi lebih berdampak dan seimbang ke depannya.

Prabowo tengah menjalankan lawatan ke Prancis. Ia tiba di Bandara Orly, Paris, Selasa (26/5) pagi.

Sejak menjabat sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024, Prabowo cukup aktif menjalin hubungan diplomasi dengan Prancis.

Selama kurang lebih 1,5 tahun kepemimpinannya. Prabowo telah empat kali mengunjungi Prancis, dan satu kali menerima kunjungan Macron beserta delegasinya ke Indonesia.

Menlu Sugiono mengatakan kunjungan kali ini untuk memenuhi undangan Presiden Emmanuel Macron yang sebelumnya sempat tertunda.

"Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda. Jadi waktu itu saya kalau tidak salah tanggal, bulan April kunjungan yang diharapkan dilaksanakan, namun waktu yang tidak cocok pada saat itu," ujar Sugiono kepada wartawan, Rabu (27/5).

[Gambas:Video CNN]

(mnf/ins) Add as a preferred
source on Google