Prancis Kembali Cegat Kapal Tanker Milik Rusia

CNN Indonesia
Senin, 01 Jun 2026 13:55 WIB
Prancis telah menahan sebuah kapal tanker minyak diduga milik Rusia di Samudra Atlantik. (Photo by Margioni BERMDEZ / AFP)
Ilustrasi. Prancis telah menahan sebuah kapal tanker minyak diduga milik Rusia di Samudra Atlantik. Pencegatan tersebut mendapat dukungan dari Inggris. AFP/MARGIONI BERMUDEZ
Jakarta, CNN Indonesia --

Prancis telah menahan sebuah kapal tanker minyak diduga milik Rusia di Samudra Atlantik. Pencegatan tersebut mendapat dukungan dari Inggris.

Emmanuel Macron menyatakan kapal dinamai Tagor tersebut berasal dari Rusia, dan berada di bawah sanksi internasional karena berlayar di perairan internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak dapat diterima bagi kapal untuk menghindari sanksi internasional, melanggar hukum laut, dan mendanai perang yang telah dilancarkan Rusia terhadap Ukraina selama lebih dari 4 tahun," kata Macron mengutip AFP, Senin (1/6).

Sejak September, Prancis telah menyita tiga kapal lain yang diyakini milik "armada bayangan" Rusia. Namun, kapal-kapal tersebut diizinkan berlayar setelah pemiliknya membayar denda.

Kapal-kapal "armada bayangan" sering mengganti bendera dalam upaya untuk menghindari pelacakan.

Beberapa negara Barat telah menjatuhkan sanksi kepada ratusan kapal dalam "armada bayangan" Rusia sejak menginvasi Ukraina pada 2022.

Hampir 600 kapal yang diduga merupakan bagian dari "armada bayangan" Rusia dikenai sanksi Uni Eropa.

(afp/mik) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]