Iran Serang Kuwait Lagi, Arab Saudi Geram

CNN Indonesia
Selasa, 02 Jun 2026 05:40 WIB
Kementerian Pertahanan Kuwait melaporkan terjadi serangan-serangan rudal dan drone oleh Iran ke wilayah mereka.
Ilustrasi serangan rudal Iran ke negara Teluk. (AFP/FADEL SENNA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Arab Saudi geram Iran kembali menyerang Kuwait pada Senin (1/6).

Kementerian Kerajaan Saudi menyampaikan kutukan keras atas serangan Iran ke wilayah Kuwait. Meski demikian, serangan rudal dan drone Teheran tersebut dilaporkan mampu diintersepsi oleh Kuwait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amerika Serikat juga melaporkan berhasil menjatuhkan dua rudal Iran yang menargetkan pangkalan militer AS di Kuwait.

Kemlu Saudi menyatakan bahwa negaranya menolak tegas serangan-serangan tersebut yang melanggar kedaulatan Kuwait dan bertentangan dengan hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Kerajaan menegaskan bahwa pelanggaran-pelanggaran ini merusak upaya internasional yang bertujuan untuk memulihkan keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut," demikian pernyataan tersebut, dikutip dari Arab News.

Saudi juga menyatakan solidaritasnya dengan Kuwait, pemerintahnya, dan rakyatnya, serta menegaskan kembali dukungan penuhnya untuk semua langkah yang diambil Kuwait untuk menjaga kedaulatan, keamanan, stabilitas, dan rakyatnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Kuwait melaporkan terjadi serangan-serangan rudal dan drone oleh Iran ke wilayah mereka. Kuwait kemudian mengeklaim berhasil mengintersepsi serangan tersebut.

Staf Umum Angkatan Darat ingin memberitahukan bahwa suara ledakan yang terdengar adalah hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh ini," kata militer Kuwait dalam sebuah unggahan di X.

Kemlu Kuwait kemudian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka "menuntut Iran bertanggung jawab penuh atas serangan keji ini".

Sementara itu, Komando Pusat militer AS mengatakan pasukannya "berhasil mencegat dua rudal balistik Iran yang menargetkan pasukan Amerika yang berbasis di Kuwait," dikutip dari AFP.

"Rudal-rudal ini segera dikalahkan dan tidak ada personel Amerika yang terluka," katanya dalam sebuah unggahan di X.

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) juga mengatakan pada Senin bahwa mereka telah menargetkan pangkalan yang digunakan oleh militer AS untuk menyerang wilayah Iran.

Lokasi pangkalan tersebut tidak disebutkan secara spesifik dalam pernyataan IRGC, yang disiarkan oleh IRIB dan media pemerintah lainnya, dikutip dari AFP.

(bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]