Iran Beber Rencana Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Wakil Wali Kota Teheran Mohammed Amin Tavakolizadeh membeberkan rencana prosesi pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Kamanei.
Ali Khamenei meninggal dunia pada 28 Februari akibat serangan udara yang dilakukan Israel dan Amerika Serikat di kediamannya. Ia meninggal bersama sang istri, anak, dan menantunya.
Lihat Juga :KILAS INTERNASIONAL Trump Maki-maki Netanyahu hingga Israel Cuan Jual Senjata 5 Tahun |
Rencana pemakamannya sempat tertunda lantaran serangan-serangan bom AS dan Israel ke Iran. Amin Tavakolizadeh kemudian mengumumkan rencana tersebut setelah gencatan senjata fase kedua antara Iran dan AS.
Amin Tavakolizadeh kemudian mengatakan upacara pemakaman Ali Khamenei yang akan berlangsung selama tiga hari beruntun.
"Masyarakat akan dapat menghadiri upacara pemakaman selama periode ini, dan detail akhir tempat upacara ini akan segera diumumkan," Amin Tavakolizadeh dikutip dari kantor berita Iran, Mehr News.
"Tiga hari telah direncanakan untuk pemakaman Imam yang syahid, agar masyarakat dapat menghadiri jenazahnya dan melaksanakan upacara pemakaman. Tempat upacara ini kemungkinan besar adalah Masjidil Haram [Imam Khomeini] Tehran atau Mausoleum Imam Khomeini," ia menambahkan.
Mengenai jadwal pasti rencana rentetan upacara pemakaman, Amin Tavakolizadeh mengatakan akan segera diumumkan.
Namun, ia mengatakan bahwa prosesi pemakaman kemungkinan akan dilaksanakan dalam dua pekan mendatang.
"Setelah tahap ini, akan dilakukan doa dan kemudian upacara pemakaman, dan diperkirakan jika semuanya berjalan lancar, upacara pemakaman di Teheran akan berlangsung setidaknya selama 24 jam," ucapnya.
Lihat Juga : |
Setelah upacara pemakaman di Teheran, seremoni akan dilakukan di Kota Qom, kemudian lanjut di Mashhad.
"Selain itu, sesuai dengan wasiat dan rekomendasi kerabat, tempat pemakaman Imam yang syahid (Ali Khamenei) akan berada di sebelah makam suci Imam Reza (AS)," kata Amin Tavakolizadeh.