Trump Lagi-lagi Ungkit Mau Caplok Kanada Jadi Negara Bagian AS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengemukakan ambisinya untuk mencaplok Kanada sebagai negara bagian ke-51 AS.
Dalam unggahan di Truth Social pada Selasa (2/6), Trump menanggapi artikel Bloomberg mengenai resesi teknis yang sedang dialami Kanada untuk pertama kalinya sejak 2020.
Ia mengomentari artikel tersebut dengan kalimat: "Negara Bagian ke-51!"
Dalam artikel Bloomberg, Kanada disebut sedang memasuki resesi teknis setelah produk domestik bruto (PDB) negara itu turun selama dua kuartal berturut-turut secara tahunan.
Bank Sentral Kanada telah bersuara soal ini dan meminta masyarakat tidak terlalu fokus pada angka-angka tersebut.
Ini merupakan kesekian kalinya Trump menyatakan ambisi ingin menjadikan Kanada sebagai negara bagian AS. Pernyataan kali ini dilontarkan hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan ingin menjalin kemitraan baru dengan AS.
Carney berujar meskipun dunia sedang "mengalami keretakan" dan "menjadi semakin terpecah belah," kekuatan bisa ditemukan dalam persatuan. Ia merujuk pada sejumlah perjanjian dagang internasional antara Kanada dan negara-negara mitra.
"Tujuan utama kami di seluruh kemitraan ini adalah untuk meningkatkan otonomi strategis kami. Karena kita hidup di dunia di mana integrasi telah dijadikan senjata," kata Carney, seperti dikutip Time.
Carney menambahkan Kanada saat ini berada dalam posisi yang lebih baik untuk bekerja sama dengan Amerika Serikat.
"Meskipun Kanada dan AS memiliki peredaan selama bertahun-tahun, pada akhirnya kita selalu berhasil mengatasi perbedaan tersebut, karena nilai-nilai dan kepentingan bersama kita sangat mendalam," ucapnya.
(blq/bac)