Terungkap Pangkalan di Kuwait Rusak Imbas Drone Iran, AS Bohong?

CNN Indonesia
Jumat, 05 Jun 2026 15:10 WIB
Pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat di Kuwait dilaporkan mengalami kerusakan setelah serangan udara Iran terbaru pada Rabu (3/6). (Foto: AFP/-)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat di Kuwait dilaporkan mengalami kerusakan setelah serangan udara Iran terbaru pada Rabu (3/6).

Citra terbaru lokasi tersebut yang dirilis oleh Soar Atlas tampak memperlihatkan sebuah shelter hancur di Pangkalan Udara AS Ali Al Salem.

Hasil pemantauan Soar Atlas ini berbalik dengan pernyataan Komando Pusat AS (CENTCOM) yang bersikeras menegaskan seluruh rudal dan drone Iran yang menargetkan lokasi itu telah "berhasil dihancurkan".

Soar Atlas mencatat area di sekitar pangkalan "terlihat hangus, dengan beberapa kawah bekas ledakan tampak di dekat lokasi".

Dikutip Middle East Eye, dalam pernyataannya, CENTCOM mengatakan Iran telah menembakkan "sejumlah rudal balistik ke arah negara-negara tetangga di kawasan", tetapi mengklaim bahwa "seluruhnya gagal mencapai target yang dituju".

CENTCOM menambahkan dua rudal yang ditembakkan ke Kuwait "jatuh sebelum mencapai target atau pecah di tengah perjalanan", sementara tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain "langsung dicegat" oleh sistem pertahanan udara.

Kementerian Luar Negeri Kuwait pada Rabu mengatakan rentetan rudal Iran menghantam bandara internasional negara itu serta sejumlah misi diplomatik.

Pejabat setempat melaporkan satu orang tewas dalam serangan tersebut dan 60 orang lainnya terluka.

Rekaman video dari bandara menunjukkan kerusakan parah, dengan kebakaran berkobar di terminal satu, atap runtuh, dan kepulan asap tebal membubung ke udara.

Usai serangan itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, Brigadir Jenderal Saud al-Otayan, mengecam apa yang ia sebut sebagai "agresi kriminal Iran".

Iran pada Rabu menyatakan serangan di bandara Kuwait merupakan akibat hantaman rudal pencegat Patriot milik AS, klaim yang langsung dibantah CENTCOM.

Kantor berita Tasnim mengutip Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang menyatakan mereka tidak menembakkan rudal ke bandara Kuwait.

AS menyebut klaim tersebut tidak benar dan menegaskan Iran memang menargetkan bandara itu dalam "serangan yang disengaja, terukur, dan tidak dapat dibenarkan".

(rds/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK