AS Serang Iran Lagi usai Helikopter Apache Jatuh di Selat Hormuz
Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke Iran pada Selasa (9/6) sore waktu setempat, sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter Apache milik Angkatan Darat AS.
Presiden AS Donald Trump menuduh Iran yang menembak jatuh helikopter tempur itu di dekat Selat Hormuz pada Senin (8/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya percaya tanggapannya harus sangat kuat, sangat dahsyat, dan itulah yang akan terjadi," kata Trump kepada ABC News.
Media pemerintah Iran melaporkan serangan terjadi di Pulau Qeshm di Selat Hormuz, dan sebuah proyektil dipastikan mengenai kota pelabuhan Sirik di selat tersebut.
Militer AS sementara itu menyebut serangan dimulai pukul 5 sore waktu setempat, dan misi tersebut merupakan "respons" proporsional terhadap agresi Iran".
Trump sebelumnya mengatakan dua pilot di helikopter Apache itu selamat dan tidak terluka.
Menurut seorang pejabat AS, helikopter Apache tersebut ditembak jatuh oleh drone serang satu arah Iran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tidak secara langsung menanggapi insiden itu, namun menegaskan pasukan asing di wilayah tersebut memang berisiko terlibat dalam kecelakaan maupun baku tembak.
"Untuk mengurangi risiko, solusi terbaik adalah mereka pergi," kata dia dalam cuitan di media sosial.
Trump telah berulang kali mengatakan bahwa Iran dan AS hampir mencapai kesepakatan, meski hanya ada sedikit kemajuan sejak gencatan senjata pada awal April lalu.
(dna) Add
as a preferred source on Google

