3 Pelaut India Tewas usai Kapal Diserang AS Dekat Selat Hormuz

CNN Indonesia
Kamis, 11 Jun 2026 15:45 WIB
Serangan rudal dari kapal perang AS.
Serangan rudal dari kapal perang AS. (REUTERS/U.S. Navy)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga pelaut India yang sempat hilang setelah kapal mereka diserang pasukan Amerika Serikat di lepas pantai Oman, dekat Selat Hormuz, kini dikonfirmasi meninggal dunia.

Menteri Perhubungan India Sarbananda Sonowal pada Kamis (11/6) mengatakan ketiga pelaut tewas setelah serangan AS menghantam kapal Settebello yang membawa 24 pelaut India.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komando Pusat (CENTCOM) selaku unit militer AS yang bertanggung jawab di Timur Tengah sebelumnya melaporkan telah meluncurkan serangan "presisi" terhadap kapal Settebello yang melintasi Teluk Oman dan mengangkut minyak Iran pada Selasa (9/6) malam. Kapal diserang karena tidak mengindahkan aturan pasukan AS.

Settebello merupakan kapal tanker produk kimia atau minyak. Kapal mengalami kebakaran di ruang mesin pasca ditembaki pasukan AS.

Menurut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) India, ada 21 pelaut yang berhasil diselamatkan dalam insiden tersebut. Tiga pelaut lainnya dilaporkan hilang.

Kemlu India telah mengutuk keras serangan terhadap kapal berbendera Palau ini. Kemlu India juga telah memanggil wakil kepala misi Kedutaan Besar AS di New Delhi, Jason Meeks, untuk melayangkan protes keras.

"Kedutaan kami di Oman memantau situasi dengan cermat dan secara proaktif berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung," demikian pernyataan Kemlu India.

"Penargetan terhadap kapal komersial dan infrastruktur sipil di wilayah ini harus diakhiri," lanjut Kemlu India, seperti dikutip Al Jazeera.

(blq/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]