Israel Jadi Negara Paling Diboikot di Dunia

CNN Indonesia
Jumat, 12 Jun 2026 18:06 WIB
Israel menjadi negara paling diboikot di dunia menyusul agresi brutal mereka ke Palestina dan bombardir ke negara tetangganya termasuk Iran hingga Lebanon.
Israel menjadi negara paling diboikot di dunia menyusul agresi brutal mereka ke Palestina dan bombardir ke negara tetangganya termasuk Iran hingga Lebanon. (AFP PHOTO / THOMAS COEX)
Jakarta, CNN Indonesia --

Israel disebut menjadi negara paling diboikot di dunia menyusul agresi brutal mereka ke Palestina dan bombardir ke negara tetangganya termasuk Iran hingga Lebanon.

Laporan media Israel Yedioth Ahronoth yang berjudul How Israel became the most boycotted nation in the world (bagaimana Israel jadi negara paling diboikot di dunia) menuliskan negara Zionis itu menghadapi serentetan sanksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Israel menghadapi tsunami sanksi internasional yang menargetkan pejabat pemerintah Israel, militer, dan lembaga, tekanan yang meningkat dari berbagai negara dan organisasi pro-BDS yang sudah lama ada," demikian laporan Yedioth yang dikutip Middle East Monitor, Rabu (11/6).

Mereka juga menyematkan kebijakan Prancis yang baru-baru ini melarang Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich memasuki negara itu. Sebelumnya, Paris juga memberlakukan larangan serupa terhadap Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.

Menurut surat kabar itu, langkah Prancis diambil sebagai tanggapan atas "promosi aktif" kedua menteri terhadap aneksasi Tepi Barat, pemukiman baru, dan kebijakan yang dianggap melemahkan Otoritas Palestina.

Enam negara yakni Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, Norwegia, dan Prancis juga membekukan aset Smotrich dan Bezalel hingga melarang masuk ke negara tersebut.

Spanyol, Italia, hingga Kanada juga menerapkan kebijakan penghentian penjualan dan embargo senjata ke Israel.

Israel panen kecaman dunia usai meluncurkan agresi brutal ke Palestina pada Oktober 2023. Imbas operasi ini, lebih dari 72.000 warga tewas dan jutaan orang terpaksa mengungsi.

Di tengah agresi itu, Israel menggempur Lebanon, Iran, Suriah, hingga Yaman dan memicu situasi di Timur Tengah membara.

(isa/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]