Pesawat Paus Leo Tak Bisa Terbang di Spanyol, Raja Turun Tangan

isa | CNN Indonesia
Sabtu, 13 Jun 2026 15:05 WIB
Maskapai Spanyol Iberia Airways yang hendak membawa pemimpin gereja Katolik Paus Leo ke Roma tak bisa terbang karena masalah teknis, Jumat (12/6).
Maskapai Spanyol Iberia Airways yang hendak membawa pemimpin gereja Katolik Paus Leo ke Roma tak bisa terbang karena masalah teknis, Jumat (12/6). (AFP/SIMONE RISOLUTI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Maskapai Spanyol Iberia Airways yang hendak membawa pemimpin gereja Katolik seluruh dunia sekaligus kepala negara Vatikan Paus Leo XIV ke Roma tak bisa terbang karena masalah teknis, Jumat (12/6).

Raja Spanyol Felipe VI sampai-sampai harus turun tangan menangani masalah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Momen ini diceritakan jurnalis CNN Christopher Lamb yang ikut dalam kunjungan Paus ke Spanyol pada 6-12 Juni.

"Kapten pesawat membuat pengumuman. Ada masalah teknis dan tak bisa lepas landas," tulis Lamb dalam laporan CNN.

Saat bepergian, Paus menggunakan pesawat komersil biasa, dan terbang berangkat menggunakan maskapai Italia ITA Airways.

Sementara itu, negara tuan rumah kerap menyediakan pesawat untuk mengantar perjalanan pulang pemimpin gereja Katolik ini.

Dalam hal ini, Leo dan rombongan mulanya akan menggunakan Iberia Airways untuk kembali ke Roma. Namun, pesawat itu mengalami masalah teknis.

Lamb menulis bahwa pesawat kepausan memang pernah mengalami masalah teknis di masa lalu, tetapi pesawat yang membawa Paus tak bisa lepas landas adalah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Akhirnya, kami diperintahkan untuk turun dari pesawat dan kemudian tersiar kabar bahwa Paus ditawari pesawat pribadi Raja Spanyol untuk terbang kembali ke Roma," tulis dia.

Paus lalu turun dari Iberia Airways dan naik ke pesawat Falcon 900B Angkatan Udara Spanyol. Ini sekaligus menjadi akhir perjalanan Leo di negara Eropa tersebut.

Kunjungan Paus di Spanyol menarik banyak orang termasuk bagi sekitar 1,2 juta warga yang menghadiri Misa dan prosesi.

Leo juga menjadi paus pertama yang berpidato di parlemen Spanyol dan menerima tepuk tangan meriah selama tujuh menit dari seluruh perwakilan spektrum politik negara yang sangat terpolarisasi ini.

(bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]