UEA Disebut Mau Cairkan Rp177 Triliun ke Iran Demi Hentikan Serangan

CNN Indonesia
Sabtu, 13 Jun 2026 19:35 WIB
Ilustrasi uang dolar Amerika Serikat (US$). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan menyetujui pencairan dana miliaran dolar untuk Iran sebagai bagian dari kesepakatan menghentikan serangan rudal dan moda nirawak (drone) ke wilayah mereka.

Mengutip dari Reuters, sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan itu menyebut UEA sepakat membuka akses dana hingga US$10 miliar (setara Rp177 triliun) untuk Iran. Dari jumlah tersebut, lebih dari US$3 miliar disebut telah dicairkan.

Sementara dua sumber lain menyebut nilai dana yang dibahas mencapai US$20 miliar.

Menurut Reuters, pengaturan itu merupakan bagian dari negosiasi yang lebih luas antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang.

Sebagai imbalannya, Iran disebut akan menghentikan serangan terhadap UEA serta membuka peluang pemulihan hubungan bilateral, termasuk kerja sama ekonomi dan intelijen.

Salah satu sumber mengatakan skema tersebut menjadi jalan tengah bagi kedua pihak.

"Iran bisa mengklaim memperoleh kompensasi atas kerugian perang, sementara Washington dapat menyatakan tidak membayar apa pun," kata sumber tersebut seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (13/6).

Aljazeera pun memberitakan hal yang sama. Media massa yang berbasis di Doha, Qatar, itu memberitakan laporan tersebut muncul setelah hubungan Iran dan UEA memburuk selama konflik berlangsung.

Selain itu, Reuters menyebut serangan Iran sempat mengguncang sektor pariwisata dan bisnis Dubai yang selama ini mengandalkan citra keamanan dan stabilitas.

Namun, Kementerian Luar Negeri UEA membantah laporan tersebut.

"Uni Emirat Arab secara tegas membantah laporan mengenai transfer atau konversi dana apa pun dari UEA kepada Republik Islam Iran, termasuk klaim terkait US$3 miliar," demikian pernyataan Kemenlu UEA.

UEA menegaskan tidak ada dana Iran yang dibekukan yang telah dicairkan, dipindahkan, atau disalurkan melalui negara tersebut.

Meski membantah info soal transfer dana, seorang pejabat UEA mengatakan negaranya terus mendukung upaya deeskalasi dan perdamaian di kawasan.

"Kebijakan luar negeri UEA dipandu oleh upaya mengurangi ketegangan dan mendorong perdamaian serta stabilitas jangka panjang di kawasan," ujarnya.

(lau/kid/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK