'Deal' Damai AS-Iran, Trump Puji Xi Jinping-Putin & Sentil Netanyahu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memuji Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin setelah AS dan Iran mencapai kesepakatan damai pada Minggu (14/6).
Sebaliknya, Trump menyentil kelakuan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam proses perundingan AS dengan Iran.
Ia memuji Xi Jinping dan Putin karena membantu bereran aktif memajukan penyelesaian tersebut sehingga tercapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Berbeda dengan Netanyahu, Trump mengkritik PM Israel itu seharusnya berterima kasih atas diplomasi pemerintahannya.
Dalam wawancara via telepon dengan jurnalis New York Times, Trump mengatakan bahwa Israel sebetulnya mendapat banyak manfaat dari perjanjian tersebut.
Ia bahkan secara blak-blakan membeberkan kepribadian Netanyahu yang amat sulit.
"Dia orang yang sangat sulit. Dan jujur saja, dia seharusnya sangat berterima kasih kepada kita karena telah melakukan ini. Karena jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama dua jam," tutur Trump kepada New York Times, dikutip dari CNN.
Trump sendiri mengakui semakin frustrasi dengan Netanyahu dalam beberapa pekan terakhir terutama saat pemimpin Israel itu terus menyerang Lebanon. Serangan-serangan itu dinilai berulang kali membahayakan negosiasi perdamaian AS-Iran.
AS dan Iran saat ini telah sepakat mengakhiri perang, meski penandatanganan isi nota kesepahaman (MoU) baru akan ditandatangani pada Jumat (19/6) di Swiss.
Trump yang mengumumkan kesepakatan damai antara AS dan Iran.
"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran saat ini telah lengkap. Selamat untuk semuanya!" tulis Trump di akun Truth Social.
Detail mengenai kesepakatan damai tersebut belum dirilis, dan Teheran belum memberikan pernyataan resmi mereka.
Lihat Juga : |
Trump kemudian mengatakan bahwa ia telah memerintahkan pencabutan segera blokade oleh kapal perang Angkatan Laut AS.
(bac)