Bom Meledak Dekat Markas IDF Lebanon saat Trump Wanti-wanti Gencatan
Satu tentara Israel tewas dan tujuh lainnya dilaporkan mengalami luka-luka usai bom meledak di dekat pos komando pasukan pertahanan Israel (IDF) di Lebanon.
Media penyiaran Israel, KAN, yang dikutip Anadolu Agency, melaporkan insiden itu terjadi sekitar pukul 17.00 pada Rabu (17/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut militer Israel saat itu pasukan Brigade Givati sedang berjalan kaki di dekat pos komando terdepan wakil komandan Divisi ke-36.
IDF lalu menyatakan "perangkat musuh" meledak di sekitar pasukan, dekat Sungai Litani. Imbas kejadian itu, tujuh tentara terluka. Mereka kemudian segera dilarikan ke rumah sakit.
Ledakan itu terjadi di tengah gempuran Israel ke Lebanon meskipun ada nota kesepahaman (MoU) Amerika Serikat dan Iran.
MoU itu mencakup penghentian pertempuran di semua front, rencana pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan sanksi terhadap Iran, hingga masa depan nuklir Teheran.
"Amerika Serikat dan Republik Islam Iran beserta sekutu-sekutunya dalam perang saat ini menandatangani Nota Kesepahaman ini untuk menyatakan penghentian segera dan permanen operasi militer di semua front, termasuk di Lebanon, dan berjanji mulai sekarang untuk tidak memulai perang atau operasi militer apa pun terhadap satu sama lain," demikian poin pertama dalam MoU itu.
Terbaru, Presiden Donald Trump juga menyerukan berbagai pihak untuk menjaga perdamaian agar negosiasi AS dengan Iran berjalan lancar.
"Kami mengharapkan gencatan senjata total di semua lini, termasuk Lebanon, Hizbullah, dan Israel," kata dia di TruthSocial, Kamis.
Para pejabat Iran sebelumnya juga sudah berulang kali meminta Israel menghentikan aksi militer di berbagai front regional, khususnya di Lebanon,
Israel terus menduduki wilayah-wilayah di Lebanon selatan, terutama sejak konflik pecah dalam beberapa bulan terakhir.
Selama kampanye militer baru-baru ini, pasukan Israel maju lebih dari 10 kilometer ke wilayah Lebanon.
(isa/rds) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
