Momen Suara PM Inggris Keir Starmer Bergetar Umumkan Pengunduran Diri

CNN Indonesia
Senin, 22 Jun 2026 16:20 WIB
British Prime Minister Keir Starmer hugs his wife Victoria, after announcing the timeline for his resignation, outside 10 Downing Street, in London, Britain, June 22, 2026. REUTERS/Toby Shepheard REFILE - QUALITY REPEAT         TPX IMAGES OF THE DAY
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terlihat sedikit terisak saat mengumumkan dirinya mengundurkan diri dari jabatan pada Senin (22/6). (Foto: REUTERS/Toby Shepheard)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer terlihat sedikit terisak saat mengumumkan dirinya mengundurkan diri dari jabatan pada Senin (22/6).

Dalam pidatonya di depan kantornya di Downing Street 10th, Starmer mengatakan dua tahun terakhir sebagai perdana menteri merupakan momen paling membanggakan dalam hidupnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab, ia mampu membawa Partai Buruh kembali memimpin Inggris sejak 14 tahun terakhir.

Meski begitu, ia mengakui bahwa kepemimpinannya di Inggris tidak lah sempurna. Karena itu, ia mengaku legowo dengan keputusan partainya yang mengusulkan dirinya untuk mengundurkan diri sebagai ketua partai.

Dalam konstitusi Inggris, posisi Perdana Menteri diduduki oleh Ketua Partai yang memenangkan pemilihan umum. Dengan ini, keputusan Starmer mundur dari Ketua Partai Buruh turut membuat dirinya juga mundur dari jabatannya sebagai PM Inggris.

"Setiap keputusan yang saya ambil selalu didasarkan pada kepentingan negara yang saya cintai. Karena itulah saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh," kata Starmer dalam pidatonya yang disiarkan langsung oleh BBC.

"Pagi ini, saya juga telah berbicara dengan Yang Mulia Raja untuk menyampaikan keputusan saya tersebut," paparnya menambahkan.

Suara Starmer terdengar sempat goyah dan terisak kala menyampaikan terima kasih kepada keluarganya terutama sang istri dan anak-anaknya yang selama ini mendampinginya hingga bisa berada di titik ini.

"Ketika saya meninggalkan jabatan terbesar di negara ini, saya akan memiliki lebih banyak waktu untuk menjalani peran yang paling penting dalam hidup saya: menjadi suami terbaik bagi istri saya yang luar biasa, Vic, yang selalu menjadi sandaran saya dalam suka maupun duka; serta menjadi ayah terbaik bagi anak-anak saya yang tercinta, yang merupakan kebanggaan dan kebahagiaan terbesar dalam hidup saya," ucap Starmer sambil terisak.

Dalam pidatonya itu, Starmer menegaskan bahwa ia akan tetap menjabat sebagai PM hingga proses pemilihan penerusnya selesai.

Ia berjanji akan memberikan dukungan penuh tanpa syarat kepada penerusnya.

"Saya juga akan memberikan dukungan penuh dan tanpa syarat kepada penerus saya, karena saya tahu bahwa ia akan mewarisi Britania Raya yang jauh lebih kuat dan lebih adil dibandingkan negara yang saya warisi dua tahun lalu; negara yang lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan dan lebih mampu memastikan Partai Buruh meraih masa jabatan kedua di pemerintahan," ucap Starmer.

"Saya juga ingin berterima kasih kepada para staf luar biasa di Downing Street Nomor 10 serta jajaran pegawai negeri sipil yang luar biasa di negara ini, yang telah mendedikasikan hidup mereka untuk melayani publik."

Setelah usai berpidato, Starmer langsung menghampiri sang istri dan memeluknya, sebelum keduanya menghadap kepada media dan memberi salam terakhir dan meninggalkan podium.

(rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]