Kisah Menteri Italia Mundur karena Terlibat Organisasi Kriminal
Menteri Kehakiman Italia Adolfo Sarti yang baru diangkat pada pemerintahan Perdana Menteri Arnaldo Forlani, terpaksa mengundurkan diri.
Peristiwa yang terjadi pada tahun 1981 itu, dimulai dari sebuah skandal yang paling mengguncang negeri pizza itu. Diawali pada 17 Maret 1981, ketika polisi keuangan negara menggerebek vila milik Licio Gelli, seorang pengusaha yang memiliki hubungan erat dengan sebuah perkumpulan rahasia Freemason sayap kanan yang dikenal sebagai Propaganda Due (P-2).
Organisasi ini bertujuan untuk menggagalkan pengaruh Partai Komunis Italia dan melibatkan banyak tokoh politik, peradilan, dan sipil terkemuka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penggerebekan tersebut, yang dipicu oleh hubungan Gelli dengan transaksi keuangan Mafia, mengungkap daftar anggota sekaligus menunjukkan jaringan luas perkumpulan tersebut. Dan ternyata dalam daftar itu tercantum sejumlah nama top dari berbagai sektor masyarakat Italia, termasuk Sarti.
Sarti sebenarnya belum menjadi anggota perkumpulan. Dia diketahui baru melamar untuk menjadi anggota P-2. Daftar anggota P-2 yang disita telah diserahkan kepada Perdana Menteri Forlani.
Jika saja tidak diungkap, ceritanya mungkin akan lain.
"Namun kabar tentang penggerebekan itu bocor dan respons media terhadap sikap menghindar Forlani sangat memekakkan telinga," tulis situs ebsco.com, yang mengutip dari sejumlah buku seperti karya Raw, Charles berjudul "The Moneychangers: How the Vatican Bank Enabled Roberto Calvi to Steal Two Hundred Fifty Million for the Heads of the P2 Masonic Lodge"
Tapi apa bahayanya organisasi ini?
Organisasi ini bukan sekadar perkumpulan biasa, tapi memiliki pengaruh signifikan atas berbagai sektor masyarakat kelas atas Italia. Selain itu, P-2 memiliki kendali editorial atas surat kabar terkemuka Italia, Corriere della Sera di Milan, setelah saham mayoritas surat kabar tersebut dibeli oleh Banco Ambrosiano milik Calvi.
Pada tahun 1970, misalnya, Licio Gelli telah mengembangkan keanggotaannya di P-2 hingga mencapai titik di mana ia dapat mengatur upaya kudeta terhadap pemerintahan di Italia yang dianggap dekaden dan lemah.
Sepanjang tahun 1970-an, Italia dilanda kekerasan politik yang dilakukan oleh Brigade Merah. Namun, P-2 kemungkinan besar yang merencanakan dan membiayai aksi kekerasan terburuk dalam sejarah pascaperang Italia seperti pemboman tahun 1980 di stasiun kereta api Bologna.
Kecaman luas memaksa lembaga pemerintah untuk bertindak tegas terhadap terorisme domestik. Bukan itu saja, Gelli juga teridentifikasi terlibat skandal perbankan Sindona dan Calvi. Dari sinilah awal mula menghasilkan penggeledahan vila Gelli dan penemuan daftar anggota P-2. P-2 secara resmi dinyatakan sebagai organisasi kriminal.
Wilayah kerja mereka menyebar dari ekonomi hingga politik. Mereka juga bekerja dengan model mafia yang penuh dengan kekerasan. Misalnya, membunuh jurnalis Mino Pecorelli, yang memiliki informasi rahasia yang memberatkan dan terus menerbitkan artikel-artikel yang merugikan organisasi ini. Dia dibunuh di Roma di siang bolong pada 1981.
Pembunuhan itu dianggap sebagai ancaman dan peringatan bagi para jurnalis secara umum. Seorang tokoh Mafia berpangkat tinggi, yang ditangkap jauh setelah kejadian dan mengungkapkan rahasia internal sebagai imbalan pengurangan hukumannya, menyatakan bahwa P-2 telah memerintahkan pembunuhan Pecorelli, yang kemudian dieksekusi oleh Mafia.
Tujuan utama P-2 adalah untuk mengendalikan peradilan serta penegakan hukum sehingga anggota P-2 dapat mengandalkan lolos dari pengadilan atau, jika gagal, menerima hukuman yang lebih ringan dari biasanya.
Lamaran Sarti ke organisasi mafia in, menunjukkan jangkauan P-2 yang luas hingga orang dalam di pemerintahan. Sarti terpaksa mengundurkan diri dari kabinet.
(imf/bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]