Bandara, Sekolah, Layanan Metro Ditutup Pascagempa Venezuela

CNN Indonesia
Kamis, 25 Jun 2026 09:58 WIB
People ride past a collapsed building after an earthquake, in La Guaira, Venezuela, June 24, 2026. REUTERS/Maxwell Briceno     TPX IMAGES OF THE DAY
Bandara hingga layanan metro ditutup pascagempa Venezuela. Foto: REUTERS/Maxwell Briceno
Jakarta, CNN Indonesia --

Bandara Internasional Maiquetia "Simon Bolivar" di Venezuela ditutup pascagempa yang mengguncang negara Amerika Selatan itu pada Rabu (24/6) waktu setempat.

Pengumuman penutupan bandara ini disampaikan Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bandara terbesar Venezuela di Maiquetia pantai utara Caracas, ditutup karena kerusakan," kata Rodriguez dilansir Reuters.

Selain bandara, Rodriguez juga mengatakan sekolah ditutup sementara, sementara layanan metro dan kereta api ditangguhkan, bersama dengan kegiatan non-esensial lainnya.

Rodriguez juga memerintahkan pengaktifan Staf Umum militer yang akan dipimpin oleh komandan jenderal Garda Nasional Bolivarian.

Venezuela diguncang dua gempa bumi beruntun dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6) sore waktu setempat.

Laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengatakan dua gempa Venezuela hanya berselang 39 detik.

"Gempa bumi ini adalah peristiwa kedua dalam rangkaian gempa ganda," demikian laporan USGS.

"Gempa utama berkekuatan 7,5 ini didahului 39 detik oleh gempa pendahulu berkekuatan 7,2," kata USGS, dilansir AFP.

Hingga kini belum ada laporan resmi korban jiwa dan kerusakan. Namun USGS memperkirakan jumlah korban tewas berkisar 10 ribu hingga 100 ribu orang.

(dna) Add as a preferred
source on Google