Presiden Lebanon Kecam Serangan ke Bahrain dan Kuwait
Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam serangan yang dilaporkan menyasar Bahrain dan Kuwait di tengah memanasnya ketegangan kawasan Timur Tengah. Menurut Aoun, serangan tersebut merupakan tindakan eskalatif yang mengancam stabilitas regional dan melanggar kedaulatan negara.
Dalam pernyataan yang dirilis kantor kepresidenan Lebanon, Aoun menegaskan bahwa serangan terhadap kedua negara Teluk itu merupakan "pelanggaran nyata terhadap kedaulatan negara dan ancaman langsung terhadap keamanan serta stabilitas kawasan," kata dia dikutip dari Al Jazeera.
Aoun menilai rangkaian serangan yang terus berlangsung menjadi bagian dari upaya menggagalkan berbagai inisiatif regional maupun internasional yang selama ini diupayakan untuk menghentikan perang dan meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Ia pun mendesak adanya langkah cepat dari para pihak yang menjadi penjamin nota kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran, serta komunitas internasional, guna mencegah situasi semakin memburuk.
"Situasi ini memerlukan tindakan segera dari para sponsor nota kesepahaman AS-Iran dan komunitas internasional," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Selain mengecam serangan, Aoun juga menyampaikan solidaritas penuh Lebanon kepada Bahrain dan Kuwait. Ia menegaskan dukungan Beirut terhadap kedua negara dalam menghadapi ancaman terhadap keamanan dan kedaulatan mereka.
(tis/tis)