Iran Siapkan Pemakaman Khamenei, 20 Juta Pelayat Diperkirakan Hadir

CNN Indonesia
Minggu, 28 Jun 2026 20:51 WIB
Ilustrasi. Iran bersiap menggelar pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Iran mulai mematangkan persiapan pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang dijadwalkan berlangsung awal Juli. Otoritas memperkirakan hingga 20 juta orang akan menghadiri rangkaian prosesi berkabung dan pemakaman ulama berpengaruh tersebut.

Berdasarkan laporan kantor berita Mehr yang mengutip sejumlah pejabat tanpa menyebutkan identitasnya, upacara penghormatan akan dimulai pada 4 Juli di ibu kota Tehran dan kota suci Qom. Sementara itu, prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli di Mashhad, kota kelahiran Khamenei yang berada di timur laut Iran.

Untuk mengantisipasi membludaknya pelayat, pemerintah Iran disebut bekerja sama dengan kepolisian dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Mengutip Al Jazeera, selain di Iran, sebuah upacara penghormatan juga dilaporkan tengah direncanakan di salah satu situs suci Syiah di Karbala, Irak. Namun hingga kini, penyelenggaraan acara tersebut masih belum dikonfirmasi secara resmi.

Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia pada usia 86 tahun setelah tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam kediaman resminya di Tehran pada gelombang pertama serangan pada 28 Februari lalu.

Pemakaman Khamenei semula dijadwalkan digelar tidak lama setelah kematiannya. Namun, pelaksanaannya berulang kali ditunda karena alasan keamanan. Penundaan itu dilakukan antara lain mengingat seluruh jajaran elite politik Iran diperkirakan akan menghadiri prosesi tersebut sehingga memerlukan pengamanan yang sangat ketat.

Prosesi pemakaman Khamenei diperkirakan menjadi salah satu acara berkabung terbesar dalam sejarah Iran modern, dengan jutaan warga diprediksi memadati sejumlah kota untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pemimpin yang telah memegang posisi tertinggi di Republik Islam Iran selama puluhan tahun.

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK