KILAS INTERNASIONAL

AS-Iran Saling Serang Lagi di Hormuz hingga Israel Gempur Lebanon

CNN Indonesia
Senin, 29 Jun 2026 06:00 WIB
AS dan Iran saling serang dan tuduh langgar kesepakatan gencatan senjata di Selat Hormuz. Foto: AFP/MERISSA DALEY
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling serang hanya beberapa hari usai menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Iran menuduh AS melancarkan serangan yang menargetkan fasilitas pengawasan pantai di wilayah selatan Iran pada Jumat (26/6).

AS sementara itu menyebut serangan itu sebagai respons atas serangan drone Iran ke kapal kargo di Selat Hormuz.

Selain itu, Israel kembali menyerang Lebanon, usai menandatangani kesepakatan kerangka kerja yang membuka jalan menuju perundingan damai.

Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Senin (29/6).

Iran Tuduh AS Terang-terangan Langgar Kesepakatan Damai

Iran menuduh Amerika Serikat (AS) terang-terangan melanggar kesepakatan damai antara kedua negara.

"Serangan brutal ini, yang menargetkan fasilitas pengawasan pantai Iran, merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap nota kesepahaman untuk mengakhiri perang," ujar Kementerian Luar Negeri Iran, dalam sebuah pernyataan, Sabtu (27/6)

Pernyataan ini disampaikan usai AS kembali menyerang wilayah Iran pada Jumat (26/6). Sejumlah fasilitas militer Iran seperti lokasi penyimpanan rudal dan drone ikut menjadi target serangan.

Komando Pusat Militer (CENTCOM) AS mengatakan, operasi tersebut dilancarkan sebagai tanggapan atas serangan Iran terhadap kapal dagang asal Singapura yang melintasi Selat Hormuz.

Gelombang Panas di Prancis Picu Lebih Dari 1.000 Kematian

Prancis mencatat sekitar 1.000 kematian selama gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Eropa Barat dalam beberapa hari terakhir.

Badan Kesehatan Masyarakat Prancis (Public Health France) pada Minggu (28/6) menyatakan lonjakan angka kematian mulai terlihat sejak 24 Juni, ketika suhu udara terus meningkat hingga menembus lebih dari 40 derajat Celsius di sejumlah wilayah.

Menurut otoritas kesehatan, wilayah yang berstatus siaga merah akibat gelombang panas menjadi daerah yang paling terdampak. Sebanyak 85 persen korban meninggal tercatat merupakan kelompok lanjut usia berusia 65 tahun ke atas.

Israel Kembali Serang Lebanon Selatan Usai Kesepakatan Damai

Kurang dari dua hari setelah Israel, Lebanon, dan Amerika Serikat menandatangani kesepakatan kerangka yang membuka jalan menuju perundingan damai, serangan kembali mengguncang wilayah Lebanon selatan.

Media pemerintah Lebanon melaporkan sebuah serangan udara Israel menghantam area di dekat kota Deir Siryan dan Taybeh pada Minggu (waktu setempat).

Serangan terbaru ini terjadi di tengah harapan baru atas meredanya ketegangan antara Israel dan Lebanon.

Sebelumnya, Israel, Lebanon, dan Amerika Serikat telah menandatangani kesepakatan kerangka yang dirancang sebagai langkah awal menuju perundingan damai antara kedua negara yang telah lama bermusuhan.

(tim/dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK