Bocah 11 Tahun Nekat Bawa Truk Tabrak Rombongan Biksu, 8 Orang Tewas

CNN Indonesia
Kamis, 02 Jul 2026 17:58 WIB
Ilustrasi. 8 biksu tewas dan lebih dari 20 lainnya luka setelah ditabrak sebuah truk pikap yang dikemudikan bocah laki-laki berusia 11 tahun di Provinsi Mukdahan, Thailand. (Foto: Istockphoto/ Mykola Komarovskyy)Istockphoto/razerbird
Jakarta, CNN Indonesia --

Delapan biksu Buddha tewas dan lebih dari 20 lainnya terluka setelah ditabrak sebuah truk pikap yang dikemudikan bocah laki-laki berusia 11 tahun di Provinsi Mukdahan, Thailand timur, Kamis (2/7).

Insiden itu terjadi saat rombongan tersebut sedang menjalani ziarah di wilayah itu.

Dikutip Reuters, pihak berwenang melaporkan para korban merupakan bagian dari rombongan yang terdiri atas 34 biksu Buddha dan lima umat awam yang sedang melakukan perjalanan ziarah dari sebuah kuil di Provinsi Mukdahan.

Insiden terjadi ketika rombongan tersebut sedang menuju kuil lainnya yang berada di Provinsi Ubon Ratchathani.

Dalam jumpa pers kepada wartawan, Gubernur Mukdahan Vorayan Bunarat mengatakan lima biksu meninggal di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Sebanyak 22 biksu lainnya dan seorang umat awam mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut, termasuk empat orang yang kini berada dalam kondisi kritis.

"Kendaraan itu dikemudikan oleh seorang bocah laki-laki berusia 11 tahun berkebutuhan khusus yang mengambil truk pikap dari rumah keluarganya dan mengendarainya sekitar 10 kilometer sebelum menabrak rombongan biksu," ujar Kepala Kepolisian Provinsi Mukdahan, Mayor Jenderal Pairoj Thaiphutra.

Pairoj mengatakan pihak kepolisian belum mengajukan tuntutan apa pun karena penyidik masih berupaya memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut.

Ia menambahkan, polisi juga belum dapat meminta keterangan dari bocah tersebut karena masih mengalami syok berat dan belum mampu memberikan pernyataan.

(rds/bac)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Merawat Sejarah Lewat Buku Langka

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK