AS Gempur Jembatan Kereta di Iran, Bisa Bikin China-Rusia Ketar-ketir

CNN Indonesia
Kamis, 09 Jul 2026 18:51 WIB
China dan Rusia bisa ketar-ketir setelah Amerika Serikat membombardir jembatan rel kereta api di Iran pada Kamis (9/7). (via REUTERS/U.S. Central Command)
Jakarta, CNN Indonesia --

China dan Rusia bisa ketar-ketir setelah Amerika Serikat membombardir jembatan rel kereta api di Iran pada Kamis (9/7).

Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan serangan itu terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat, dengan melibatkan tujuh proyektil.

Ketujuh proyektil disebut mengarah ke Jembatan Aq Taqeh Khan. Dua di antaranya mengakibatkan ledakan di jalur kereta api, demikian dilaporkan Al Jazeera.

Jembatan tersebut merupakan jalur perdagangan penting antara Iran dan China, dan juga digunakan oleh Rusia.

Fars melaporkan bahwa rute tersebut menjadi semakin penting selama blokade pelabuhan Teluk Iran oleh AS tahun ini. Jalur itu melewati Turkmenistan dan Kazakhstan.

Rute tersebut juga telah digunakan oleh Rusia untuk pengiriman kargo ke Iran sejak akhir tahun 2025.

Kantor berita tersebut mengatakan bahwa perbaikan jembatan diharapkan akan segera selesai, dikutip dari Reuters.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah merespons serangan terbaru Washington ini. IRGC bersumpah akan membalas AS.

Pada saat yang sama, IRGC mengabarkan tak ada korban jiwa dalam serangan ini.

Perang AS vs Iran kembali pecah setelah tiga kapal komersial diserang di Selat Hormuz pada Selasa (7/7) lalu. AS menuduh Iran dalang di balik serangan dan karenanya melanggar nota kesepahaman (MoU) damai yang diteken 17 Juni lalu.

(bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK