Qatar dan Mesir Desak AS-Iran Lanjutkan Negosiasi
Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dan Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani meminta Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk melanjutkan negosiasi.
"Kami mendesak semua pihak untuk memprioritaskan bahasa diplomasi dan dialog serta kembali ke meja perundingan," ujar Kementerian Luar Negeri Mesir, dalam sebuah pernyataan, Jumat (10/7), melansir AFP.
Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri Qatar menekankan perluanya semua pihak untuk berkomitmen pada dialog dan diplomasi. Hal ini penting untuk melaksanakan apa yang telah disepakati dalam MoU AS-Iran, termasuk memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz demi menjaga keamanan dan stabilitas regional.
Sementara di waktu yang sama, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa gencatan senjata antara kedua negara telah berakhir.
Melalui platform Truth Social miliknya, Trump mengatakan bahwa Iran telah meminta AS untuk melanjutkan pembicaraan.
"Kami menyetujuinya, tetapi AS telah menyatakan pada mereka dengan tegas bahwa gencatan senjata telah berakhir," tulis Trump.
AS dan Iran kembali saling serang dalam sepekan ke belakang. Iran menargetkan kapal-kapal komersial, sementara AS meluncurkan serangan balasan. Iran juga menyerang aset-aset AS di kawasan Timur Tengah.
(asr)