AS Bakal Kena Gelombang Panas Akhir Pekan Ini, Suhu Capai 43 Derajat
Sekitar 44 juta warga Amerika berada di bawah peringatan gelombang panas karena suhu di Pegunungan Rocky dan dataran utara Amerika Serikat diperkirakan mencapai 43 derajat celcius selama akhir pekan.
Badan Layanan Cuaca Nasional menyebut suhu tersebut jauh di atas rata-rata musiman dan berpotensi memecahkan rekor, demikian peringatan. Sejumlah kota seperti Salt Lake City diperkirakan akan mengalami panas yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Panas berbahaya diperkirakan akan terjadi sepanjang akhir pekan dengan suhu tertinggi tiga digit dan potensi rekor suhu maksimum harian di kedua hari tersebut," kata Pusat Prediksi Cuaca badan tersebut pada Sabtu (11/7).
Pada Minggu (12/7), hari terpanas, diperkirakan suhu diperkirakan antara 38 hingga 43 derajat celcius di beberapa negara bagian utara termasuk Montana dan North Dakota.
Panas yang menyengat juga telah menghambat upaya untuk memerangi kebakaran hutan besar yang melanda Colorado dan Utah.
Cuaca panas juga melanda wilayah tenggara Amerika Serikat, termasuk Miami, yang menjadi tuan rumah pertandingan perempat final Piala Dunia antara Inggris dan Norwegia pada Sabtu (11/7).
Seminggu yang lalu, wilayah timur Amerika Serikat dilanda gelombang panas lain yang mendorong suhu hingga sekitar 40 derajat Celsius di New York dan Philadelphia.
Lihat Juga : |
Di seluruh dunia, gelombang panas menjadi lebih umum dan intens karena perubahan iklim, terutama disebabkan oleh pembakaran batu bara, minyak, dan gas serta emisi gas rumah kaca.
Eropa Barat mengalami bulan Juni terpanas dalam sejarah. Gelombang panas tersebut menyebabkan lebih dari 1.300 orang meninggal di seluruh wilayah tersebut, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Di Prancis akhir pekan ini, Menara Eiffel dan landmark Paris lainnya mengumumkan penutupan lebih awal karena seperempat wilayah negara itu dilanda gelombang panas ketiga yang melanda negara itu sejak Mei.
(afp/end)