Makin Panas, Menara Komunikasi Iran Dihantam Amerika Serikat
Menara komunikasi milik Iran yang berlokasi di provinsi Kerman dikabarkan telah menjadi sasaran serangan terbaru Amerika Serikat (AS) pada Minggu (12/7), menurut pernyataan para pejabat Iran.
Menara komunikasi tersebut terletak di dataran tinggi selatan Kerman, seperti dilaporkan oleh situs berita Iran, Entekhab, yang mengutip pernyataan pejabat setempat dilansir dari Anadolu.
Wakil gubernur bidang politik, keamanan, dan sosial di provinsi Lorestan, Saeed Pourali mengatakan bahwa pasukan Negeri Paman Sam telah melancarkan dua serangan udara semalam di pinggiran Veysian, menurut laporan stasiun penyiaran negara IRIB.
Pourali menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dan situasi kini telah kembali normal.
Selain itu, sebuah pangkalan militer di Kota Khondab bagian barat juga dihantam sebagaimana digambarkan kantor berita negara IRNA sebagai "proyektil musuh", dengan mengutip pernyataan seorang pejabat senior setempat.
Serangan tersebut terjadi pada Minggu (12/7) pagi. Kini pihak berwenang sedang mengevaluasi jumlah korban serta kerusakan yang ditimbulkan, kata pejabat tersebut.
Serangan-serangan ini merupakan bagian dari gelombang ketiga serangan AS yang menyasar situs-situs radar, rudal, dan pesawat nirawak (drone) di seluruh wilayah Iran selatan.
Aksi tersebut menyusul tembakan yang dilepaskan Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz serta pengumuman Teheran yang menutup jalur perairan strategis tersebut hingga pemberitahuan lebih lanjut. Komando Pusat AS (US Central Command) menyatakan bahwa satu anggota awak kapal dilaporkan hilang.
Sementara itu, Iran menyatakan telah meluncurkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, Yordania, dan Oman. Uni Emirat Arab juga menyatakan bahwa mereka berhasil mencegat dan merespons serangan rudal serta pesawat nirawak dari Iran.
(ins)