Sosok Misterius Diduga sebagai Mojtaba Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

CNN Indonesia
Senin, 13 Jul 2026 15:30 WIB
Sosok misterius bermasker hitam diduga Mojtaba Khamenei ikut menyalati jenazah Ali Khamenei. (Tangkapan layar Instagram @cnn)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beredar video di media sosial yang diduga Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menghadiri prosesi pemakaman ayahnya, mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Video yang viral di jagat maya tersebut memperlihatkan sosok pria misterius yang berdiri di antara para pejabat Iran, dengan mengenakan topi dan masker hitam menutupi sebagian besar wajahnya.

Kehadirannya terekam saat para pejabat yang dipilih dengan cermat berdiri untuk memimpin salat jenazah bagi Ali Khamenei. Pria misterius tersebut berada di balik barisan dengan wajah tertutup masker hitam besar dan topi, demikian menurut video yang dibagikan CNN.

Sejumlah publik curiga bahwa pria tersebut Mojtaba Khamenei. Warganet menduga Mojtaba ingin menghadiri pemakaman ayahnya namun harus secara sembunyi-sembunyi demi keselamatannya.

Mojtaba Khamenei belum pernah sekalipun muncul di hadapan publik sejak terpilih menggantikan ayahnya yang tewas pada 28 Februari lalu, hari pertama perang AS-Israel vs Iran dimulai.

Ia dikabarkan terluka dalam serangan yang sama, dengan sebagian pihak menyebutnya terluka parah hingga tak lagi bisa dikenali.

Sejumlah pihak telah mempertanyakan kehadiran Mojtaba, termasuk saat upacara pemakaman mendiang Ali Khamenei.

Ketika itu, beberapa video kecerdasan buatan (AI) beredar dan menunjukkan Mojtaba Khamenei menyamar di antara kerumunan, berjalan, dan bersiap untuk menghadiri prosesi.

Jurnalis pro-rezim membuat dugaan bahwa Mojtaba berada di antara kerumunan di tempat jenazah ayahnya disemayamkan dengan "koordinasi yang sangat baik" dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Namun, tak ada bukti kuat apa pun mengenai kehadiran Mojtaba.

Absennya Mojtaba dari penampilan publik membuat banyak pihak bertanya-tanya mengenai kondisi pasti sang Pemimpin.

Ada yang meyakini Mojtaba terluka parah dan masih dalam perawatan intensif, serta ada pula yang menganggap Mojtaba sebetulnya tewas, namun ditutupi oleh pemerintah Iran.

Pada Mei lalu, Direktur Jenderal Protokol Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Mazaher Hosseini, mengabarkan bahwa Mojtaba sudah sehat setelah dirawat karena lukanya.

"Cedera punggungnya telah membaik selama periode ini, dan luka di tempurung lututnya juga akan segera sembuh. Dia dalam kondisi sehat sepenuhnya," kata Hosseini kepada media pemerintah Fars, seperti diberitakan Anadolu Agency pada Minggu (10/5).

(blq/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK