Iran Sindir Trump Mau Pungut Tarif Kapal Lewat Hormuz: 20% Kemahalan

CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 17:20 WIB
Menlu Iran Abbas Araghchi mengejek Presiden Donald Trump usai mengatakan AS akan memungut biaya 20 persen ke kapal kargo yang melewati Selat Hormuz. (AFP/Ramil Sitdikov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengejek Presiden Donald Trump usai mengatakan AS akan memungut biaya 20 persen ke kapal kargo yang melewati Selat Hormuz

Dalam unggahan di X, Araghchi membenarkan pernyataan Trump. Pemungutan biaya di Hormuz lebih dahulu diusulkan Iran.

"POTUS [President of The United States/Presiden Amerika Serikat] benar sekali," tulis Araghchi di X pada Selasa (14/7).

"Siapa pun yang menyediakan jalur pelayaran yang aman dan menjamin kapal-kapal komersial melintas Selat Hormuz harus diberi kompensasi atas jasanya," imbuh dia.

Lebih lanjut, Araghchi mengatakan Iran akan tetap mengendalikan Selat Hormuz, sesuai nota kesepahaman yang sudah ditandatangani Trump dan Presiden Masoud Pezeshkian pada Juni lalu.

Menlu Iran ini juga mengejek angka yang dipatok Trump ke kapal-kapal yang mau melintasi Selat Hormuz.

"Dua puluh persen itu berlebihan. Kami akan adil," kata dia.

Ejekan Araghchi muncul usai Trump mengatakan AS akan mengambil alih operasi Selat Hormuz. Dia juga berharap negara-negara lain membayar ke Washington atas perlindungan keamanan di jalur itu.

"Kita akan menjaganya. Kita akan dibayar untuk menjaganya - sejumlah besar uang. Kita ingin mendapatkan penggantian biaya karena telah menempatkan orang-orang kita dalam bahaya," kata Trump kepada Fox News.

Trump juga mengatakan bakal kembali memblokade kapal dari dan ke pelabuhan-pelabuhan di Iran. Blokade ini mulai aktif kembali pada Selasa.

(isa/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK