Kardinal Orlando Beltran Raih Harmony in Diversity Award 2026

CNN Indonesia
Rabu, 15 Jul 2026 17:37 WIB
Kardinal Orlando Beltran Quevedo asal Filipina resmi didaulat sebagai peraih Harmony in Diversity Award 2026 dalam acara yang berlangsung di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (15/7).
Kardinal Orlando Beltran Quevedo asal Filipina resmi didaulat sebagai peraih Harmony in Diversity Award 2026. (CNN Indonesia/Haryanto Tri W)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kardinal Orlando Beltran Quevedo asal Filipina resmi didaulat sebagai peraih Harmony in Diversity Award 2026 dalam acara yang berlangsung di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (15/7).

"Saya sangat berterima kasih kepada 5P Global Movement dan Temasek Foundation untuk penghargaan yang sangat berharga ini. Saya menganggap gerakan saya, untuk menjaga harmoni dan diversitas, sebagai misi berterusan dari Tuhan," ujar Kardinal Orlando Beltran usai menerima penghargaan.

Harmony in Diversity Award merupakan penghargaan untuk memberikan pengakuan kepada individu-individu yang berkomitmen dalam memupuk kohesi dan harmoni sosial, sehingga menjadi inspirasi bagi komunitas di seluruh Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghargaan yang diinisiasi Temasek Foundation dan 5P Global Movement kali pertama diluncurkan pada 1 Agustus 2025. Kardinal Orlando Beltran menjadi peraih perdana Harmony in Diversity Award.

Tahun ini ada lebih dari 70 nominasi untuk Harmony in Diversity Award 2026, dan Kardinal Orlando Beltran Quevedo dinobatkan sebagai peraih edisi pertama.

Kardinal Orlando Beltran Quevedo adalah tokoh Gereja Katolik Filipina, Uskup Agung Emeritus Cotabato, dan Kardinal pertama yang berasal dari pulau Mindanao. Kardinal Orlando Beltran dikenal sebagai "Tokoh Perdamaian" karena dedikasinya mendamaikan komunitas beragama dan mengakhiri konflik di Mindanao.

Kardinal Orlando Beltran Quevedo asal Filipina resmi didaulat sebagai peraih Harmony in Diversity Award 2026 dalam acara yang berlangsung di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (15/7).Kardinal Orlando Beltran Quevedo asal Filipina peraih Harmony in Diversity Award 2026. (CNN Indonesia/Haryanto Tri W)

Patron dan dewan juri ajang Harmony in Diversity Award ini adalah: Halimah Yacob (Mantan Presiden Singapura) sebagai Patron, dengan juri Retno Marsudi (Mantan Menteri Luar Negeri RI), Tunku Aminah Maimunah Iskandariah (Non-Independent Non-Executive Chairman, Berjaya Corporation Berhad), Joy Belmonte (Wali Kota Quezon), Panote Sirivadhanabhakdi (Group CEO, Frasers Property Limited), dan Ng Boon Heong (Executive Director & CEO, Temasek Foundation).

"Penghargaan ini lebih dari sekadar piala. Penghargaan ini dimaksudkan sebagai katalis, sehingga kisah-kisah yang kita sebarkan memicu inisiatif lebih lanjut di seluruh Asia Tenggara. Di kawasan yang sering diuji pergeseran geopolitik dan keretakan sosial, kita memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa keragaman kita bukanlah kerentanan, tetapi pertumbuhan strategis atau kekuatan terbesar kita," ucap Arsjad Rasjid, Founder 5P Global Movement.

Arsjad Rasjid, Founder 5P Global Movement, dalam acara Harmony in Diversity Award 2026 di Jakarta, Rabu (15/7).Arsjad Rasjid, Founder 5P Global Movement, dalam acara Harmony in Diversity Award 2026 di Jakarta, Rabu (15/7). (CNN Indonesia/Haryanto Tri W)

Sementara itu, Patron Harmony in Diversity Award, Halimah Yacob, mengapresiasi peran Kardinal Orlando Beltran dalam menciptakan harmoni dan kedamaian di kawasan Mindanao.

"Selama bertahun-tahun, ia bekerja di Mindanao, di mana komunitas Kristen dan Muslim mengalami masa-masa ketidakpercayaan. Keyakinannya membawanya untuk membantu mendirikan Konferensi Ulama, sebuah platform unik yang menyatukan perwakilan Katolik, Muslim, dan masyarakat adat," ujar Halimah.

"Saat ketidakpercayaan dan konflik dapat dengan mudah memisahkan komunitas lebih jauh, para pemimpin ini memilih jalan yang berbeda. Karyanya dipandu oleh apa yang disebutnya dialog kehidupan. Keyakinannya adalah bahwa harmoni juga dibangun melalui interaksi sehari-hari, orang-orang yang memilih untuk hidup berdampingan satu sama lain dengan rasa hormat dan pengertian," ucapnya menambahkan.

(har) Add as a preferred
source on Google