Musuhan, Sanchez dan Trump Akan Satu Tribune di Final Piala Dunia

CNN Indonesia
Sabtu, 18 Jul 2026 14:55 WIB
(COMBO) This combination of file pictures created on March 4, 2026 shows US President Donald Trump (L) waiting to speak during a Medal of Honor ceremony in the East Room of the White House on March 2, 2026, in Washington, DC and Spanish Prime Ministe
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan bertemu di final Piala Dunia 2026. (AFP/Santiago Mazzarovich)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan kembali bertemu di final Piala Dunia 2026 pada Minggu (19/7) di New Jersey, Amerika Serikat.

Pertemuan itu terjadi di tengah hubungan kedua pemimpin yang masih memanas akibat perbedaan sikap terkait belanja pertahanan NATO dan perang dengan Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Reuters, Kantor Perdana Menteri Spanyol pada Jumat (17/7) mengonfirmasi Sanchez akan hadir langsung untuk menyaksikan laga final Spanyol vs Argentina pada final Piala Dunia 2026.

Hubungan Sanchez dan Trump belakangan menjadi sorotan setelah Trump berulang kali mengkritik Spanyol karena menolak berkomitmen memenuhi target NATO untuk meningkatkan anggaran pertahanan hingga 5 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Donald Trump juga beberapa kali melontarkan ancaman pembalasan di bidang perdagangan. Ancaman terbaru disampaikan saat ia menghadiri KTT NATO, di Ankara, Turki, pada 8 Juli 2026.

Secara lisan, Trump menginstruksikan Menteri Keuangan Scott Bessent untuk menghentikan seluruh hubungan perdagangan negaranya dengan Spanyol. Pernyataan itu disampaikan saat tampil bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di hadapan awak media.

[Gambas:Video CNN]

"Saya ingin Anda [Bessent] menghentikannya. Saya tidak ingin berurusan lagi dengan Spanyol. Putuskan seluruh perdagangan dengan Spanyol, termasuk kunjungan [bilateral]," ujar Trump seraya menoleh Bessent dikutip dari NBC News.

"Saya tidak ingin ada lagi perdagangan dengan mereka. Laksanakan segera. Jangan bicara dengan mereka. Mereka sudah tidak ada harapan lagi," tambah Trump.

Bessent dilaporkan menjawab singkat untuk mematuhi perintah lisan dari Trump tersebut.

Namun, Trump kemudian melunakkan sikapnya. Ia menyebut Spanyol telah memenuhi permintaan terkait pembayaran dan bersikap "sangat dermawan."

Pemerintah Sanchez menafsirkan pernyataan tersebut sebagai pengakuan bahwa Madrid telah memenuhi target belanja pertahanan yang telah disepakati sebelumnya, yakni sebesar 2 persen dari PDB.

Ketegangan kedua negara juga sempat meningkat awal tahun ini ketika pemerintahan Sanchez menolak memberikan akses penggunaan pangkalan militer dan wilayah udara Spanyol kepada Amerika Serikat dalam operasi serangan terhadap Iran.

Meski demikian, Sanchez menegaskan Spanyol tetap menginginkan hubungan sebaik mungkin dengan Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya.

Di sela-sela KTT NATO, Sanchez mengatakan dirinya sempat berbincang secara informal dengan Trump. Percakapan singkat itu berlangsung dalam suasana bersahabat dan hanya membahas sejumlah topik ringan, termasuk Piala Dunia.

Selain Sanchez, keluarga Kerajaan Spanyol juga dipastikan menghadiri partai puncak tersebut. Raja Felipe VI, Ratu Letizia, serta kedua putri mereka, Putri Leonor dan Infanta Sofia, telah mengonfirmasi akan menyaksikan langsung laga final dari tribune stadion.

(van/chri) Add as a preferred
source on Google