Ukraina Tuduh Rusia Dalang Serangan Kapal Kargo Turki

CNN Indonesia
Senin, 20 Jul 2026 07:55 WIB
Bystanders watch as smoke rises from a fire at the Russian e-commerce firm Wildberries' logistics complexes in the town of Elektrostal outside Moscow on July 18, 2026. A Ukrainian drone attack on two logistics centres in Russia killed eight people an
Ukraina menuduh Rusia melancarkan serangan rudal terhadap kapal kargo milik Turki hingga enam orang tewas. (Foto: AFP/TATYANA MAKEYEVA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ukraina menuduh Rusia melancarkan serangan rudal terhadap kapal kargo milik Turki hingga enam orang tewas.

Angkatan Laut Ukraina menyatakan Moskow meluncurkan tiga rudal jelajah ke arah kapal Golden Leo, yang mengibarkan bendera Guinea-Bissau dan membawa gandum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perdana Menteri Ukraina Sergiy Koretsky mengatakan kapal itu diserang di dekat Odessa setelah meninggalkan pelabuhan.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga sementara itu mengabarkan ada 18 awak kapal di dalam kapal tersebut. Mereka di antaranya warga Suriah dan India.

"Delapan anggota kru berhasil diselamatkan. Dua di antaranya terluka. Sayangnya, hingga saat ini, enam pelaut dipastikan tewas dan empat lainnya hilang," kata Menteri Transportasi Ukraina Mykola Kalashnyk, seperti dikutip AFP.

Rusia menembakkan puluhan rudal balistik ke Kyiv pada Minggu (19/7) malam hingga menewaskan satu orang dan melukai 16 lainnya. Ini merupakan serangan terbaru Kremlin saat perang udara meningkat dan menelan banyak korban jiwa.

Jurnalis AFP di Kyiv menyaksikan blok-blok apartemen hangus terbakar dengan jendela-jendela pecah dan mobil-mobil hancur terbalik.

"Rudal-rudal terus berdatangan satu demi satu. Ledakannya sangat dahsyat, sangat mengerikan," kata Ganna Zagorodnia, warga Kyiv berusia 47 tahun, kepada AFP.

Dalam pernyataan di media sosial, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan Rusia tersebut merupakan "salah satu serangan rudal balistik terbesar yang pernah dilancarkan Rusia terhadap Kyiv."

Lebih dari 40 rudal diluncurkan, dengan 25 di antaranya rudal balistik.

Rusia telah membantah menargetkan warga sipil dan menegaskan bahwa pihaknya hanya menyerang fasilitas militer dan pusat logistik di Kyiv, serta pelabuhan yang dipakai tentara Ukraina di Odessa.

(rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]