Pendakian Jalur Serigala 3.500 Km Resmi Dibuka, Lewati 6 Negara Eropa

CNN Indonesia
Kamis, 23 Jul 2026 07:11 WIB
Water from melting ice runs down the side of the Turtmann glacier on a warm summer day, amid climate change, in Turtmann, Switzerland, September 3, 2025. Picture taken with a long exposure. REUTERS/Denis Balibouse
Trek pendakian nyaris sepanjang 3.500 km yang kerap disebut Jalur Serigala (Wolf Trail) resmi dibuka. Rute tersebut bahkan melintasi enam negara Eropa. (Foto: REUTERS/Denis Balibouse)
Jakarta, CNN Indonesia --

Trek pendakian nyaris sepanjang 3.500 km yang kerap disebut Jalur Serigala (Wolf Trail) resmi dibuka. Rute tersebut bahkan melintasi enam negara Eropa.

Jalur Serigala membentang dari Pantai Baltik Polandia ke tepi laut Trieste di Italia, melewati Jeman, Austria, Swiss, dan Slovenia. Rute ini bisa menjadi cara terbaik melihat Eropa selangkah demi selangkah meski memakan waktu yang lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu apa itu Wolf Trail atau Jalur Serigala?

Jalur Serigala ini membentang sejauh 3.494 km, terbagi dalam tujuh etape berkelanjutan dan melintasi tak kurang dari enam negara Eropa. Pendaki akan menghabiskan waktu sekitar enam bulan jika melewati trek tersebut.

Durasi lama waktu mendaki lantaran trek itu memiliki total peningkatan ketinggian lebih dari 78.400 meter, setara dengan mendaki puncak Gunung Everest sekitar sembilan kali, demikian dikutip Euro News, Rabu (22/7).

Karena memakan waktu lama, para pendaki perlu memilih jangka waktu pendakian mereka dengan hati-hati untuk menghindari badai salju.

Perjalanan ini dimulai dari pantai Baltik Polandia ke Świnoujście, lalu berjalan kaki sejauh 1.930 km, melewati kota-kota bersejarah termasuk Rostock, dan melanjutkan perjalanan di sepanjang jalur berbatu menuju perbatasan Austria.

Pendaki kemudian akan mendaki sejauh 392 km melalui Pegunungan Alpen Allgäu dan menuju Innsbruck, kota terbesar kelima di Austria. Terakhir, para pendaki akan berjalan menyusuri Via Alpina melewati Pegunungan Dolomit Italia dan Taman Nasional Triglav di Slovenia.

Pendaki bakal mengakhiri perjalanan di Trieste sambil menikmati pemandangan Laut Adriatik.

Meski tampak terjal dan jauh, sebetulnya perjalanan itu lebih mudah daripada yang dibayangkan.

Dari segi keamanan, jalur ini sudah diperiksa secara menyeluruh oleh profesional pendaki jarak jauh asal Kanada, Lauren Roerick, yang memastikan jalur tersebut aman dan para pendaki tak akan tersesat di sepanjang jalan.

(isa/rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]