Jurnalis Meksiko Ditemukan Tewas, Pembunuhan Keempat Sejak Juni
Jurnalis Meksiko Francisco Leyva ditemukan tewas pada Rabu (22/7), menjadi jurnalis keempat yang dibunuh sejak Juni di negara tersebut.
Kantor Kejaksaan telah memulai penyelidikan atas kasus pembunuhan tersebut dan meminta bantuan kantor kejaksaan khusus.
Leyva, 60 tahun, merupakan jurnalis yang dikenal meliput pengungkapan korupsi pemerintah dan kekerasan yang berkaitan dengan kelompok kriminal di Oaxaca.
Meksiko dianggap sebagai salah satu negara paling berbahaya bagi jurnalis di luar zona perang aktif.
Kelompok kebebasan pers menyebut banyak kasus kejahatan terhadap jurnalis tidak pernah dihukum.