India Perpanjang Pemutusan Internet di Tengah Gelombang Demo Besar

CNN Indonesia
Sabtu, 25 Jul 2026 18:20 WIB
Supporters of the Cockroach Janta Party (CJP) gather during a sit-in protest demanding the resignation of Indian Education Minister Dharmendra Pradhan, in New Delhi, India, June 6, 2026. REUTERS/Adnan Abidi
Pemerintah India memperpanjang pemutusan akses internet seluler hingga hari kelima berturut-turut di tengah gelombang demo yang mengguncang ibu kota New Delhi. (REUTERS/Adnan Abidi).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah India memperpanjang pemutusan akses internet seluler hingga hari kelima berturut-turut di tengah gelombang aksi protes yang mengguncang ibu kota New Delhi.

Mengutip Reuters, para pengunjuk rasa mengungkapkan kekecewaan mereka atas perpanjangan pemutusan akses tersebut, namun bertekad untuk tidak membiarkan hal itu melemahkan gerakan mereka.

"Mereka bisa memutus akses internet, layanan kereta metro, dan bus, tapi apa hasilnya? Tidak ada. Orang-orang yang ingin bergabung dalam protes akan tetap datang," ujar seorang pengunjuk rasa, Rahul Raj.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi protes dipicu oleh kebocoran soal ujian masuk fakultas kedokteran yang mengharuskan lebih dari 2 juta peserta mengikuti ujian ulang, sekaligus menyingkap kelemahan dalam sistem pendidikan.

Para pengunjuk rasa menuntut pengunduran diri menteri pendidikan serta reformasi menyeluruh terhadap sistem ujian.

Sementara itu, Pemerintah India dijadwalkan memulai kembali perundingan dengan para pemimpin gerakan protes Generasi Z.

Aksi protes itu merupakan tantangan terbesar dari kalangan pemuda terhadap Perdana Menteri Narendra Modi sejak ia menjabat pada tahun 2014; tuntutan mereka juga disuarakan oleh partai-partai oposisi, yang menyebabkan terganggunya sidang parlemen musim hujan yang dimulai pekan ini.

Ribuan pendukung Partai Cockroach Janata (CJP) menggelar unjuk rasa di pusat kota Delhi meskipun 18 stasiun metro kota tersebut telah ditutup selama empat hari. Pihak berwenang berupaya membatasi akses menuju lokasi protes.

"Mereka telah memberikan waktu pertemuan antara pukul 15.30 hingga 16.00 hari ini," kata Juru bicara nasional partai tersebut, Ashutosh Ranka

"Kami membutuhkan kejelasan mengenai nasib Dharmendra Pradhan," imbuh dia, merujuk pada menteri pendidikan yang dituntut oleh para mahasiswa untuk bertanggung jawab atas berbagai kekurangan dalam sistem ujian.

Sore ini, Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan mengundurkan diri.

"Melihat situasi yang terjadi di Jantar Mantar dan di seluruh negeri, serta agar kekuatan anti-nasional tidak memanfaatkan situasi ini, saya telah mengirimkan surat pengunduran diri saya kepada Perdana Menteri (Narendra Modi)," ujar Pradhan dalam unggahannya dikutip dari Aljazeera.

(ldy/sfr) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]