Serangan Mobil di Parade Berlin Pride: 1 Meninggal, 16 Terluka
Satu orang meninggal dunia dan belasan lainnya terluka setelah sebuah mobil menabrak kerumunan orang di dekat perayaan parade Berlin Pride di Berlin, Jerman, pada Sabtu (25/7) malam waktu setempat.
Serangan itu memaksa penyelenggara untuk mempersingkat salah satu acara LGBT Pride terbesar di Eropa tersebut. Saat ini kepolisian setempat masih memburu para pelaku di dalam mobil tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebuah kendaraan memasuki taman Tiergarten dan menabrak beberapa orang tepat sebelum pukul 22:00 pada hari Sabtu," kata polisi di media sosial, seperti diberitakan AFP.
Juru bicara pemadam kebakaran Berlin, Dominik Pretz, mengatakan satu orang meninggal dan 16 lainnya terluka.
Polisi mengatakan kepada AFP bahwa mereka menemukan mobil yang diduga terlibat dalam insiden tersebut dalam keadaan ditinggalkan di taman Tiergarten, Berlin.
Sementara itu, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan pada Minggu (26/7) dini hari bahwa ia dan Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt terus diberi informasi tentang penyelidikan atas "tindakan mengerikan" tersebut.
Merz berjanji untuk menghukum mereka yang bertanggung jawab dalam insiden yang memperpanjang catatan serangan mematikan di Jerman dalam beberapa tahun terakhir.
Walikota Berlin Kai Wegner mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa "pertemuan untuk Berlin yang toleran dan damai telah diserang dengan sangat brutal".
Acara Berlin Pride Parade dihentikan akibat serangan tersebut dan polisi meminta para peserta untuk "pulanglah" dan menutup area tempat orang-orang terluka.
Seorang saksi mata di panggung utama Pride di Gerbang Brandenburg mengatakan bahwa kerumunan mematuhi permintaan tersebut dan menjauh dari taman.
AFP menyebut setidaknya 10 kendaraan darurat dan sebuah tenda didirikan di jalan raya, sementara patroli polisi bergerak di area taman.
Serangan ini memperpanjang deretan tindak kekerasan yang terjadi di ruang publik di Jerman, termasuk penusukan pada Februari 2025 di monumen Holocaust Berlin yang membuat turis Spanyol terluka parah.
Seorang pria Suriah divonis penjara 13 tahun pada Maret karena serangan itu. Pengadilan menyebut bahwa pelaku bertindak atas nama kelompok yang disebut Negara Islam (ISIS).
Bulan lalu, Taleb Jawad al-Abdulmohsen yang merupakan seorang psikiater asal Arab Saudi berusia 51 tahun, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena membunuh enam orang dan melukai lebih dari 300 orang.
Ia mengendarai SUV sewaan melewati pasar Natal yang ramai pada 2024 di kota Magedburg.
AFP mencatat, serangan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir adalah serangan truk di pasar Natal Berlin pada Desember 2016 yang menewaskan 12 orang.
(afp/end) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

