Kuwait & Bahrain Diam-diam Kirim Jet Tempur Balas Gempur Iran
Bahrain dan Kuwait disebut secara diam-diam mengirimkan jet tempur untuk menyerang target di dalam wilayah Iran.
Serangan ini menandai tindakan pembalasan langsung pertama mereka terhadap Iran, setelah menjadi target serangan balasan Teheran imbas gempuran Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan Wall Street Journal, seperti dilansir Jerusalem Post, serangan udara yang dilakukan awal bulan ini oleh Kuwait dan Bahrain, menargetkan fasilitas penyimpanan drone dan rudal Iran.
Menurut sumber, kedua negara Teluk itu memang hanya memiliki angkatan udara yang relatif kecil, yang dilengkapi dengan pesawat AS dan Eropa. Meski begitu, kedua negara itu disebut tidak bersedia membiarkan Iran terus-menerus menyerang mereka, tanpa tanggapan apa pun.
Selain itu negara-negara lainnya seperti Oman dan Qatar juga selama bertahun-tahun telah mendesak kebijakan yang seimbang antara Iran dan negara-negara Barat, termasuk keinginan untuk membalas Iran secara langsung.
Menurut laporan itu, Arab Saudi juga bergabung dengan Uni Emirat Arab dalam serangan terhadap Iran pada tahap awal perang.
Laporan itu juga mengeklaim bahwa UEA, yang beberapa kali menyerang Iran di awal perang, ikut memberikan informasi intelijen tentang target dan perlindungan udara defensif untuk serangan tersebut.
Awal pekan lalu, Iran melancarkan serangan balasan ke sejumlah fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain. Selain Bahrain dan Kuwait, sebuah rudal juga dilaporkan menghantam markas kelompok oposisi Kurdi Iran Komaladi Erbil, ibu kota Wilayah Kurdistan, Irak.
Dalam dua hari terakhir, Iran memutuskan untuk menghentikan sementara serangannya ke AS, setelah Presiden Donald Trump kembali memberikan isyarat soal kelanjutan negosiasi.
(dna) Add
as a preferred source on Google

