Malaysia Airlines Wajibkan Semua Pilot Tes Urine, Buntut Kasus Narkoba

CNN Indonesia
Sabtu, 08 Agu 2026 20:22 WIB
Malaysia Aviation Group (MAG), yang mengoperasikan Malaysia Airlines, bakal mewajibkan tes urine untuk semua pilot di semua maskapai penerbangannya. (AFP/Mohd Rasfan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Malaysia Aviation Group (MAG), yang mengoperasikan Malaysia Airlines, bakal mewajibkan tes urine untuk semua pilot di semua maskapai penerbangannya.

Langkah itu diambil usai seorang kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman (MSO), ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, usai kedapatan membawa sabu di dalam bagasi pesawat pada Selasa (28/7). Tes urine menunjukkan, kopilot berada di bawah pengaruh kokain dan metamfetamin.

Pada Jumat (7/8), MAG telah memulai fase pertama pemeriksaan narkoba wajib. Sebanyak 1.260 pilot Malaysia Airlines mengikuti tes urine yang diprediksi bakal rampung pada 15 Agustus 2026 mendatang.

"Pilot yang tidak mengikuti pemeriksaan pada tanggal yang telah ditentukan tidak akan mengoperasikan penerbangan hingga mereka dinyatakan lolos," bunyi pernyataan MAG, melansir Channel News Asia.

MAG mengatakan, pemeriksaan wajib ini melengkapi program pengujian acak yang telah ada sebelumnya dan akan diperluas ke semua pilot serta awak kabin yang aktif.

Selain Malaysia Airlines, MAG juga mengoperasikan maskapai penerbangan jarak jauh Firefly dan maskapai penerbangan haji Amal.

Pihak MAG menambahkan, tindakan pilot sama sekali tidak dapat diterima dan bertentangan dengan standar profesional perusahaannya.

MSO kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia mengaku diperintahkan seseorang untuk membawa sabu ke Jakarta dengan imbalan sebesar RM50 ribu.

Kasus ini mendorong otoritas Maysia untuk melakukan investigasi menyeluruh. Investigasi dilakukan Kepolisian Malaysia (PDRM), Kementerian Perhubungan Malaysia (MOG), Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia (AKPS), serta MAG.

(asr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK