KILAS INTERNASIONAL

Kanada Usir 3 Ribu Warga India hingga Israel Mau Serang Iran Tanpa AS

CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 05:45 WIB
Ilustrasi Konflik Israel Iran
Ilustrasi bendera Israel dan Iran. Foto: iStockphoto/klenger
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari tiga ribu warga negara India dideportasi dari Kanada sepanjang tahun 2026, dan menjadi angka tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Pemulangan atau deportasi warga India ini dilakukan seiring langkah tegas pemerintah Kanada dalam memperketat sistem imigrasi dan memangkas jumlah penduduk sementara.

Sementara itu pemerintah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut tengah menyiapkan kemungkinan serangan sepihak ke Iran, jika perang Amerika Serikat dan Iran berakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Senin (10/8).

Terbanyak dalam Sejarah, 3.323 Warga India Diusir dari Kanada

Pemerintah Kanada telah memulangkan atau mendeportasi sebanyak 3.323 warga negara India sepanjang semester pertama tahun 2026. Angka ini diproyeksikan bakal memecahkan rekor deportasi tertinggi dalam enam tahun terakhir. 

Berdasarkan data resmi Badan Layanan Perbatasan Kanada (CBSA), jumlah WN India yang dipulangkan dalam enam bulan pertama tahun ini saja sudah mencapai hampir 88 persen dari total 3.779 warga India yang dideportasi sepanjang tahun 2025 lalu.

Lonjakan ini terjadi seiring langkah tegas Pemerintah Kanada dalam memperketat sistem imigrasi serta memangkas jumlah penduduk sementara, termasuk pekerja asing dan mahasiswa internasional.

Iran Ngotot Tak Bakal Buka Selat Hormuz Sampai AS Penuhi Tuntutan

Korps Garda Revolusi Islam Iran(IRGC) menegaskan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz, sebelum Amerika Serikat AS) memenuhi seluruh persyaratan yang diajukan Teheran sehari sebelumnya.

Salah satu syarat yang diajukan Iran adalah AS memberikan kompensasi atas kerusakan akibat perang.

Iran juga ingin mengenakan biaya bagi kapal yang melintas Selat Hormuz, serta menyerang kapal yang dituduh berusaha menghindari jalur yang ditetapkan Teheran.

Israel Siap Serang Iran Sendirian Jika AS Putuskan Damai

Israel dilaporkan tengah mempersiapkan kemungkinan melakukan serangan sepihak ke Iran jika perang Washington vs Teheran berakhir.

Menurut laporan itu, militer Israel juga sedang mempersiapkan serangan di tengah upaya AS mencari "jalan keluar" untuk menghentikan perang dengan Iran.

Sebelum laporan-laporan tersebut muncul, Israel memang sangat berambisi menghancurkan Iran dan tampak ingin mencegah upaya damai AS.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menganggap Iran, terutama program nuklirnya, merupakan ancaman besar bagi Israel sehingga harus dimusnahkan.

(tim)