Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantu karena Perilaku Tak Pantas

CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 10:05 WIB
Sultan of Brunei Hassanal Bolkiah arrives in Downing Street central London on February 4, 2020 for a meeting with Britain's Prime Minister Boris Johnson. (Photo by DANIEL LEAL-OLIVAS / AFP)
Sultan Brunai Hassanal Bolkiah. Foto: AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS
Jakarta, CNN Indonesia --

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar kerajaan atas menantu perempuannya Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah pada Sabtu (8/8) kemarin.

Pengiran Raabi'atul Adawiyyah merupakan istri dari Pangeran 'Abdul Malik Hassanal Bolkiah. Kantor Kepala Protokol Kerajaan (Grand Chamberlain) mengumumkan pencabutan gelar Pengiran Raabi'atul Adawiyyah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjabat Kepala Protokol Kerajaan, Pengiran Haji Raffizanna Pengiran Haji Razali, menyatakan bahwa keputusan pencabutan gelar itu merupakan titah kerajaan yang dikeluarkan oleh Sultan.

Menurut laporan RTB News, pencabutan gelar itu dilakukan menyusul perilaku Pengiran Raabi'atul Adawiyyah yang dinilai tidak pantas bagi seorang istri anggota keluarga kerajaan.

Tindakannya juga dinilai telah mencoreng nama baik institusi kerajaan, dan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap Sultan Hassanal Bolkiah.

Meski demikian kantor kerajaan tidak merinci perilaku apa yang dimaksud, maupun memberikan keterangan lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

(dna/bac)