'Jagal Koruptor' China Zhu Rongji Meninggal hingga Jubir Trump Resign
Eks Perdana Menteri China Zhu Rongji tutup usia pada Rabu (12/8) di usia 97 tahun. Ia dikenal menerapkan reformasi keras untuk memodernisasi infrastruktur China.
Sementara itu Sekretaris Pers Gedung Putih sekaligus juru bicara Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Karoline Leavitt, mengumumkan pengunduran diri.
Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Jumat (14/8).
PM China 'Jagal Para Koruptor' Meninggal Dunia
Perdana Menteri kelima China Zhu Rongji meninggal dunia pada Rabu (12/8) di Beijing dalam usia 97 tahun.
Dia dikenal sebagai administrator serta reformis ekonomi yang paling efektif setelah berdirinya negara tersebut pada tahun 1949. Zhu menjabat sebagai perdana menteri pada 1998-2003.
Zhu menerapkan reformasi yang kontroversial dan keras untuk memperbaiki sektor milik negara yang sangat tidak efisien, dan untuk memodernisasi infrastruktur Tiongkok.
Zhu sering disebut sebagai "Gorbachev-nya China", meskipun itu adalah julukan yang tidak disukainya. Terlepas dari penderitaannya di masa lalu, ia tetap teguh berkomitmen pada Partai Komunis dan kelanjutan kekuasaannya, dan reformasi ekonominya ditujukan untuk memastikan hal itu terjadi.
Jepang Murka Putin Kunjungi Pulau Sengketa
Jepang murka setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Kepulauan Kuril atau Chishima (versi Jepang) yang menjadi sengketa antara Moskow dan Tokyo.
Jepang sejak lama mengeklaim kepemilikan atas empat pulau di Kepulauan Kuril, termasuk pulau yang kabarnya dikunjungi Putin. Pulau itu direbut oleh Uni Soviet menjelang akhir Perang Dunia II.
Pulau itu merupakan salah satu dari empat pulau dikenal sebagai Wilayah Utara di Jepang. Pulau itu masih diduduki oleh Rusia setelah pengambilalihan oleh Uni Soviet pada tahun 1945.
Sekretaris Pers Trump Karoline Leavitt Resign
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengundurkan diri dari jabatan.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan di media sosial pada Rabu (12/8) bahwa Leavitt bakal meninggalkan tugas akhir bulan ini untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya.
Trump mengatakan Leavitt akan menjadi salah satu penasihat luar "terbaik" baginya dan menyebutnya sebagai "salah satu Sekretaris Pers Gedung Putih terbaik dalam sejarah kantor tersebut."
(tim)