Singapura Wanti-wanti Kabut Asap Kiriman Karhutla Sumatra & Kalimantan

CNN Indonesia
Rabu, 19 Agu 2026 11:10 WIB
The city skyline is seen shrouded with haze in Singapore on September 29, 2023. (Photo by Roslan RAHMAN / AFP)
Singapura mewanti-wanti cuaca negara kota itu bisa berkabut asap jika kebakaran di Sumatra dan Kalimantan, Indonesia, semakin meluas di tengah cuaca kering yang terus berlangsung di kawasan tersebut. (Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Singapura mewanti-wanti cuaca negara kota itu bisa berkabut asap jika kebakaran di Sumatra dan Kalimantan, Indonesia, semakin meluas di tengah cuaca kering yang terus berlangsung di kawasan tersebut.

Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA) dalam imbauan yang dipublikasikan di situsnya pada Senin (17/8) mengatakan titik-titik panas yang disertai kepulan asap terpantau terutama di wilayah Sumatra bagian selatan dan tengah serta berbagai wilayah di Kalimantan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisi kering diperkirakan akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Dengan angin yang saat ini bertiup dari arah tenggara atau barat daya, Singapura dapat mengalami kondisi berkabut asap jika kebakaran semakin meluas," kata NEA.

Badan tersebut mengatakan akan terus memantau situasi secara ketat dan menerbitkan imbauan harian mengenai kabut asap apabila Indeks Standar Polutan (PSI) 24 jam memasuki kategori tidak sehat.

NEA mengatakan kondisi Monsun Barat Daya sedang berlangsung di Singapura dan wilayah sekitarnya, dengan angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara atau barat daya.

Hujan petir lokal berdurasi singkat diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Singapura pada pagi menjelang siang dan sore hari di beberapa hari mendatang.

"Total curah hujan pada paruh kedua Agustus 2026 diperkirakan berada di bawah rata-rata di sebagian besar wilayah Singapura," tambah NEA seperti dikutip kantor berita Bernama

(rds)
placeholder